oleh

Ormas LPI Soroti Aksi Demo Yang Dibubarkan Paksa Oleh Tim Gugus Tugas Covid-19 Malingping

Bungasbanten.id, LEBAK –  Organisasi Masyarakat (Ormas) Laskar Pasundan Indonesia (LPI) menyoroti aksi demo yang belakangan ini terjadi dibubarkan begitu saja oleh pihak tim Gugus Tugas Covid-19. Seolah kebebasan berpendapat dimuka umum dikebiri. Hal ini terjadi salahsatunya Aksi Tolak PPKM yang dilakukan oleh Aliansi Rakyat Selatan (ARAS) pada Kamis (29/7/2021) di Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.

Rahmat Hidayat selaku Ketua Umum Ormas Laskar Pasundan Indonesia (LPI) mengatakan, pihaknya menyoroti beberapa aksi massa yang dibubarkan sebelum orasi oleh pihak tim Gugus Tugas Covid-19 di Kabupaten Lebak.

“Kami menilai aspek hak asasi manusia diera PPKM ini dihilangkan, yang padahal jelas dilindungi  oleh Undang  -undang Dasar pasal  28 tahun 1945 tentang kebebasan berpendapat dimuka publik. Meskipun memang secara aturan berkerumun itu tidak diperbolehkan disaat masa pandemi seperti sekarang, namun jangan tutup juga kebebasan mengeluarkan aspirasi, cukup diarahkan para pendemo tersebut untuk mematuhi prokes dan menjaga jarak, bukan dibubarkan,” katanya, Minggu (1/8/2021).

Lanjut Rahmat, “Karena jika kita berbicara kerumunan yang amat patal adalah contoh pasar dan tempat-tempat yang biasanya banyak masyarakat melakukan kegiatan sehari-hari. Kenapa demonstran yang menyuarakan aspirasinya agar di dengar oleh pihak pemangku kebijakan seolah dikebiri, mereka baru mau melakukan orasi sudah dibubarkan dengan alasan kerumunan. Perlu juga dari pihak gugus tugas dan APH untuk bersikap adil, dalam hal ini berikan kebebasan untuk masyrakat mengeluarkan apa yang menjadi ganjalan, dikarenakan terkadang kebijakan pemerintah tidak pro rakyat,” ujarnya.

BACA JUGA :  Pastikan Aman, Polsek Wanasalam PAM Visi, Misi dan Program Kerja Calon Kepala Desa

Masih kata Rahmat, “Disatu sisi pihak LPI pun amat mengharapkan kepada tim gugus tugas tidak serta merta dengan alasan kekhawatiran terkait penyebaran Covid-19 di wilayah Lebak, khususnya kebebasan berpendapat dimuka umum dikebiri, arahkan mereka untuk patuhi prokes saja itu sudah cukup, tidak perlu dibubarkan jika tidak ada hal-hal anarkis dari pendemo, karena memang dengan tidak adanya demo pun penyebaran itu menurut data yang dipublikasikan entah bagaiamana dengan fakta di lapangan penyebaran Covid-19 tetap saja meningkat,” ucapnya.

Rahmat juga mengatakan, “Massa melakukan orasi karena memang kebijakan yang dibuat pemerintah terkadang mencekik leher rakyatnya sendiri, itu hal yang normative asalkan tidak melakukan anarkis karena jika memang hal berkerumun mau ditertibkan pemeraktekan tim gugus tugas dipertanyakan dengan masih banyaknya masyrakat yang mengadakan acara-acara yang mengundang banyak massa.” pungkas Rahmat Hidayat, Ketua Ormas LPI.

REPORTER : UZEX

banner 300250

Komentar

BACA JUGA