Adi Firman, Meminta Pada Simpatisan Tia Rahmania Supaya Tidak Terprovokasi

Bungas Banten, LEBAK – Ketua Tim Pemenangan Tia Rahmania, Adi Firman meminta kepada para simpatisan, pendukung, keluarga besar serta semua pihak yang telah membantu memenangkan Calon Legislatif DPR RI dari Daerah pemilihan (Dapil) I Banten meliputi Kabupaten Pandeglang dan Lebak, untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh pihak yang bertanggung jawab.

” Permintaan ini dilontarkan oleh Adi Firman ” dikarenakan saat ini terdapat sebuah dinamika yang berkembang di masyarakat terkait opini menyesatkan dan terkesan membuat gaduh yang mengatakan jika Tia Rahmania kalah di Mahkamah Partai.

“Saya meminta agar semuanya tenang dan tidak terkena provokasi dari pihak yang tidak bertanggung jawab.” Kami yakin semuanya akan berjalan dengan lancar dan hasilnya sesuai dengan kehendak rakyat,” kata Ketua Tim Pemenangan Tia Rahmania, kepada Wartawan, Ahad (09/06/2024).

” Kata Adi Firman, sebagaimana telah diketahui bersama, bahwa Tia Rahmania telah memperoleh suara tertinggi di Dapil Banten I sebanyak 37.359 suara dari PDI Perjuangan. ” Jumlah suara yang cukup signifikan tersebut juga telah ditetapkan dalam rapat pleno oleh KPU RI di Jakarta tanggal 20 Maret 2024.

” Berkenaan dengan hal tersebut, kata Adi Firman, ditengah perjalanan, Tia Rahmania ” mendapatkan gugatan dari Caleg kompetitor ke Bawaslu Provinsi Banten atas fitnah tuduhan penggelembungan suara ” baik secara administrative. ” Namum hasilnya gugatan itu sama sekali tidak terbukti dan telah diputuskan secara sah dan meyakinkan dalam putusan Bawaslu Provinsi Banten bahwa Tia Rahmania tidak melakukan tuduhan keji tersebut.

” Adapun putusan Bawaslu Banten tentang dugaan administratif pemilu nomor : 002 / LP / ADM.PL / BWSL.PROV / 11.00/ IV /2024, menyatakan secara sah dan meyakinkan, bahwa Tia Rahmania tidak melakukan pelanggaran administrative. ” Juga pada putusan dugaan pidana Pemilu Bawaslu Banten yang tertuang pada form model B.18 tertanggal 2 Mei 2024 dengan status laporan “Hasilnya ya tidak ditindak lanjuti karena tidak memenuhi unsur pidana pemilu,” kata Adi Firman.

Tidak selesai sampai disitu, gugatan pun berlanjut ke Mahkamah Partai. Bahkan sampat saat ini, pihak Tia Rahmania telah mengikuti tahapan prosesnya dengan menyampaikan fakta-fakta dilapangan, untuk menepis semua tudingan yang tidak berdasar dan mengada-ngada oleh kompetitor.

Tentunya kata Adi Firman, pihaknya sebagai kader partai menghormati proses yang sedang berlangsung. Ia meyakini bahwa Mahkamah Partai akan menjaga mandat rakyat yang diberikan, serta tidak akan serampangan dalam memutuskan hasil, dan akan berpedoman kepada sumber-sumber hukum yang sah bukan atas dasar opini menyesatkan yang di bangun oleh kelompok tertentu yang tidak berdasar dan bertanggungjawab.

“Kami juga meyakini bahwa Mahkamah Partai akan melegalisasi Tia Rahmania sebagai anggota DPR RI Dapil Banten I dari PDI Perjuangan.” Yang hak adalah hak yang bathil adalah bathil,”tukasnya

REPORTER : RED

banner 728x90
banner 728x90