KLILK....!!!! TANDA KALI
banner 728x90 banner 728x90 banner 728x90
ll
ll
banner 728x90
Serang RayaUtama

APH di Wilayah Ciruas : Agar Melakukan Langkah Tegas Adanya Debt Colektor

104
×

APH di Wilayah Ciruas : Agar Melakukan Langkah Tegas Adanya Debt Colektor

Sebarkan artikel ini
APH di Wilayah Ciruas : Agar Melakukan Langkah Tegas Adanya Debt Colektor
GAMBAR : Ilustrasi Google
banner 728x90

Bungasbanten.id, SERANG – Pada hari Sabtu (18/6/2022) terjadi lagi perampasan kendaraan roda dua (motor) oleh Debt Colektor yang mengaku rekanan PT.Adira Finance

Para Debt Colektor dalam aksinya mereka tidak ubah – ubahnya seperti para Begal terang-terangan menarik kendaraan di jalanan. “ Dan sering terjadi perampasan mengatasnamakan Dept Colektor di wilayah kecamatan Ciruas kabupaten Serang provinsi Banten, yang sangat meresahkan masyarakat Ciruas maupun lainya dengan aksi bergerombol dan secara paksa mengambil hak orang lain.

banner 728x90

“ Roni, Timsus Bidang Lembaga Perlindungan Konsumen Koalisi Masayarakat Peduli Pembangunan Anti Korupsi (MAPPAK) Banten “ Ia mengatakan ” Untuk Lembaga dan masyarakat Serang Raya harus kompak dalam menyikapi ini, untuk menghadapi Debt Colektor yang belakangan ini sudah membuat resah dan meneror masyarakat, Sehingga belakangan ini sering terjadi di daerah kecamatan Ciruas kabupaten Serang “ Imbuh Roni

“Ahmad Rifai, korban yang datang melapor ke kantor kami hari Sabtu 18 Juni 2022, pukul 11:00 WIB, mengaku dirinya sala satu korban perampasan sepeda motor yang di lakukan oleh pihak mengatasnamakan Mitra dari Adira Finance Serang

“ Cuma di sini ada kejanggalan dari surat penarikan para Debt Colektor “ Lantaran menggunakan Surat Bukti penarikan punya perusahaan BAF Finance “ dengan di tuliskan tangan Adira, di duga pihak Debt Colektor yang menarik kendaraan milik Ahmad Rifai “ adalah bodong tidak bersertifikasi sesuai dengan ketentuan Undang- undang yang berlaku.

“ Dengan ini kami minta kepada Aparat Penegak Hukum (APH) Wilayah Ciruas “ untuk melakukan langkah tegas adanya Debt Colektor diwilayah hukum khususnya Banten “ jangan sampai ada pembiaran adanya praktek premanisme yang berkedok Debt Colektor yang sudah membuat resah masyarakat.

“ Lanjut Roni, sudah jelas dalam Surat Edaran Bank Indonesia (BI) Nomor 15/40/DKMP tanggal 23 September 2013.” Bahwa syarat uang muka (DP –red)  kendaraan bermotor melalui Bank minimal adalah 25 % untuk roda dua dan 30 % untuk kendaraan roda tiga atau lebih untuk tujuan nonproduktif dan Kementerian Keuangan telah mengeluarkan peraturan yang melarang leasing atau perusahaan pembiayaan untuk menarik secara paksa kendaraan dari nasabah yang menunggak kredit kendaraan.

Sebab tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 130/PMK.010/ 2012 tentang pendaftaran Fidusia bagi perusahaan pembiayaan yag di keluarkan tanggal 7 Oktober 2012 serta Undang- Nomor 42 Tahun 1999, Fidusia.

“ Maka dengan ini kami masyarakat dan Koalisi MAPPAK Banten “ akan melakukan Audensi ke Dinas Kominfo Kota / kabupaten Serang dan Dinas Kominfo Banten terkait jaringna Aplikasi yang digunakan para Finace dan akan Audensi ke Dinas perijinan kota Serang terkait keberadaan Kantor -kantor Cabang Perkriditan / Leasing kendaraan bermotor yang berkedudukan di wilayah Kota Serang  “ Tegas Roni

“ Padahal sudah jelas tindakan Leasing melalui Debt Colector (Mata Elang-red)  yang mengambil secara paksa kendaraan dirumah, merupakan tindak pidana pencurian dan jika pengambilan dilakukan di jalan, dijerat Pasal 368, Pasal 365 KUHP Ayat 2, 3 dan 4 junto.

REPORTER : U.AMINUDIN

banner 728x90 banner 728x90
ll
banner 728x90
banner 728x90
Lebak

Bungas Banten, LEBAK – Nampak aliran di Daerah Irigasi (D.I) Cilangkahan I, yang terletak di Kampung Wulangsari, Desa Malingping Utara, Kecamatan Malingping Kabupaten Lebak Provinsi Banten, jebol di duga adanya…

banner 728x90
banner 728x90