oleh

DLH Lakukan Pengawasan dan Pembinaan Terhadap Pelaku Usaha

Bungasbanten.id, KOTA TANGERANG – Pemkot melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) melaksanakan pengawasan dan pembinaan terhadap pelaku usaha di Kota Tangerang. Pengawasan tersebut, menghindari adanya pelaku usaha, yang tidak memiliki kelengkapan usaha dan memenuhi standar operasional terhadap lingkungan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang, H. Dedi Suhada menjelaskan, masih banyak  pelaku industri di Kota Tangerang yang belum memiliki izin secara utuh dan sesuai dengan ketentuan perundang – undangan yang berlaku, maka dari itu pihaknya terus melakukan pengawasan dan pembinaan dalam hal pengolahan limbah dan dokumen administrasi perizinan terkait pengolahan limbah industri tersebut.

“Kita targetkan dalam kurun waktu 1 tahun ada 100 pelaku industri yang sudah terverifikasi terkait alat pengolahan limbah dan dokumen perizinan sesuai dengan peraturan yang berlaku” kata Dedi, ketika dikonfirmasi bungasbanten.id diruang kerjanya, Selasa (17/11/2020)

Dedi mengaku, saat pihaknya melakukan pengawasan sejak tahun 2019 lalu, terhadap pelaku industri di Kota Tangerang, masih banyak ditemukan yang belum memiliki kelengkapan atau komponen pengolahan limbah perindustrian hingga kekurangan dokumen perizinan.

Berdasarkan hasil pengawasan yang telah di laksanakan, di dapat sekitar 85% pelaku usaha, yang belum memenuhi aturan yang berlaku.

“Makanya, kita (DLH-red) berikan sanksi, berupa sanksi administrasi, teguran tertulis maupun sanksi paksaan pemerintah, sesuai dengan aturan yg belum mereka penuhi,” katanya.

Masih kata Dedi, setelah pihaknya melakukan pengawasan dan pembinaan, hingga pemberian sanksi terhadap pelaku industri, yang mana banyak terdapat kekurangan, terkait hal pengolahan limbah dan dokumen perizinannya. Pada akhirnya, para pelaku industri tersebut, mau mengurus dokumen dan kelengkapan pengolahan limbah industrinya.

“Alhamdulillah, setelah kita tegur secara tertulis dan  di panggil hingga memberikan pembinaan, mereka (pelaku usaha-red) mau mengurus dan membenahi apa yang menjadi kekurangan  terkait pengolahan limbah  yang harus dipenuhi,”katanya.

BACA JUGA :  Harsono Tutup Usia " PWI Banten Berduka

Lebih jauh Dedi menjelaskan, sanksi tersebut juga sudah tertuang dalam Undang – undang dan Peraturan daerah (Perda) Kota Tangerang, untuk perlindungan dan pengelolahan lingkungan hidup.

“Kita dalam menjalankan sanksi selalu mengikuti UU 32 Tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dan Perda Kota Tangerang No. 2 Tahun 2009 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup,” jelasnya.

Bagi pelaku industri yang membandel, Dedi menjelaskan, dalam tahapan pemberian sanksi yang di berikan, terdapat beberapa tahapan. Dimana tahapan itu, sesuai peraturan yang ada. Seperti, dokumen izin lingkungan, Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UKL-UPL), dan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) yang harus dilengkapi.

“Kalau ada pelanggaran terkait dokumen tersebut, kita akan berikan sanksi yang kita siapkan menurut pelanggarannya, yakni, sanksi tertulis, sanksi paksaan pemerintah sanksi pembekuan izin, hingga sanksi pencabutan izin,”tegas Dedi.

Dirinya berharap, dengan dilakukannya pengawasan dan pembinaan terhadap pelaku industri di Kota Tangerang, dalam kurun waktu satu atau dua tahun kedepan, seluruh industri di Kota Tangerang sudah memiliki dokumen perizinan sesuai dengan peraturan yang ada dan memiliki pengolahan limbah secara benar dan prosedural yang baik.

“Besar harapan saya kedepan, seluruh para pelaku industri di Kota Tangerang mempunyai dokumen lingkungan sesuai yang di persyaratkan dan juga menjalankan proses produksinya sampai proses buangan limbahnya, sesuai ketentuan. Sehingga, tidak mencemari lingkungan sekitarnya, agar terciptanya Kota Tangerang menjadi Kota yang bersih, sehat, nyaman dan asri,” tukasnya.

Untuk diketahui, hingga 17 November 2020, DLH mengeluarkan sanksi sebanyak 91 sanksi. Diantaranya, sanksi tertulis sebanyak 38 dan sanksi paksaan pemerintah 53 terhadap pelaku industri di Kota Tangerang. * (ADV)

banner 300250
banner 300250
banner 300250 banner 300250
loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga