oleh

Lima Lokasi Pembangunan Huntap Siap Dihuni

Bungasbanten.id,PANDEGLANG –  Dari 8 titik lokasi Hunian tetap ( Huntap) untuk korban tsunami selat sunda, di 7 titik lokasi Huntap yang sedang dalam pelaksanaan pembangunan mulai hampir rampung dan diterima oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pandeglang yang akan diserahterimakan kepada para calon penghuni Huntap korban terdampak rusak berat Tsunami Selat Sunda.

BPBD menargetkan pada Desember 2020 mendatang seluruh lokasi Huntap di 7 titik rampung dan akan segera dihuni oleh para terdampak rusak berat pascabencana Tsunami, pembangunan Huntap untuk korban tsunami selat sunda sudah mulai rampung.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulanggan Bencana Daerah (BPBD) Pandeglang Surya Dermawan kepada Bungasbanten.id, Progres pembangunan di kecamatan Sumur dan kecamatan Carita sudah dalam tahap proses finishing “Alhamdulilah Huntap untuk wilayah khususnya kecamatan Sumur 4 lokasi sudah 100 persen, yang tersebar di Desa Ujungjaya, Desa Cigorondong, Desa Tamanjaya, Tunggaljaya  dan 1 lokasi wilayah kecamatan Carita sekitar 98 persen, namun laporan terakhir dari tim monitoring bahwa untuk lokasi Desa Sukarame Kecamatan Carita, Senin ini (19/10/2020) sudah rampung 100 persen dan akan dilaksanakan Mutual Chek (MC) 100 persen ” Jelasnya.

BACA JUGA :  Anggota Kodim 0623/Cilegon Giat Merangkai Kerangka Kapal Foreecement

Kepala Pelaksana BPBD ini juga menyampaikan bahwa pembangunan Huntap tersebut itu dalam waktu dekat ini akan dilakukan pengecekan, pihaknya sangat berharap bangunan huntap tidak ada kerusakan”. belum kita cek nanti kita mau kelapangan karena mungkin saja ada beberapa bagian yang bangunan yang harus diperbaiki” terangnya.  BPBD menargetkan huntap dapat ditempati tahun ini  oleh para korban tsunami, “kami ingin Desember sudah selesai agar dapat bisa dihuni oleh para korban tsunami”. ujarnya.

BACA JUGA :  Pasca Bencana Puting Beliung di Desa Pasirloa

Menurutnya, Huntap yang akan dihuni oleh ratusan korban tsunami untuk di Kecamaran Sumur berjumlah 88 unit, Kecamatan Carita berjumlah 32 unit, atau sekitar 120  Kepala Keluarga  (KK) yang rumahnya rusak berat akibat kejadian bencana tsunami pada selat sunda 2018 lalu” Terangnya.

Kepala Pelaksana BPBD Pandeglang ini juga menjelaskan pada saat ini pemerintah telah membangun Huntap untuk korban tsunami untuk lokasi di Kampung Reforma Agraria Desa Mekarsari Kecamatan Panimbang dan Lokasi Huntap di Kampung Baru Sepen Desa Banyumekar Kecamatan Labuan, informasi yang dapat dihimpun Bungasbanten.id, kedua lokasi tersebut baru saja menyampaikan laporan termin diatas 70 persen pelaksanaan pembangunan, dengan jumlah 361 unit Huntap.

BACA JUGA :  Tabung Gas Elpiji Ukuran 3 Kg Langka di Wilayah Saketi

Sementara itu Kepala Seksi Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Kabupaten Pandeglang,  Lilis Sulistiati juga menyampaikan hal serupa yang menargetkan huntap yang akan segera selesai pada Desember  2020, “Ya targetnya untuk tahun ini semua huntap segera selesai dan akan ditempati oleh warga korban tsunami tersebut ” tuturnya.

“ Beliau juga berharap adanya dukungan dari seluruh lapisan mayarakat, baik itu aparatur pemerintahan, kontrol sosial maupun rekan-rekan insan media demi untuk percepatan dan kelancaran pembangunan Huntap ini, kita juga harus perihatin terhadap para korban terdampak yang sudah sekian lama menentikan Hunian tetap yang kita targetkan akan selesai pada pertengahan Desember tahun ini”. Jelasnya. *(SYAROH/YN)

PT. BUNGAS BANTEN MEDIA banner 300250
loading...

Komentar

Baca Juga