oleh

LSM GALB Banten Laporkan Paket Lelang JLU ke LKPP dan KPK

banner 300250

Bungasbanten.id,BANTEN-  Andi Permana ketua Gerakan Aliansi LSM Banten (GALB) Senin siang telah melaporkan dugaan kecurangan dalam proses lelang paket pembentukan badan jalan lingkar utara (JLU) kota Cilegon ke pihak Lembaga kebijakan pengadaan pemerintah (LKPP) dan komisi pemberantasan korupsi (KPK) Senin (30/11/20).

Paket lelang pembentukan badan jalan lingkar utara kota Cilegon dengan nilai 8.1 Miliar pada dinas pekerjaan Umum dan penataan ruang (PUPR) Kota Cilegon provinsi Banten diduga kental dengan syarat kepentingan.

“ Andi menduga dalam tahapan proses lelang yang dimenangkan oleh PT Pilar Indo Sarana diduga gugur dalam tahap pembuktian di dinas PUPR oleh PPK karena tidak memenui adminitrasi namun perusahaan tersebut dimenangkan.

Hari ini Senin kita dari Gerakan Aliansi LSM Banten sudah melaporkan berkas dugaan pelanggaran dalam proses lelang yang terjadi di Unit Layanan Pengadaan (ULP) dan dinas PUPR kota Cilegon ke LKPP dan KPK.  “Berkas sudah kita masukan ke LKPP dan KPK hari ini, kita tunggu saja proses perkembangannya”. Ucap andi.

Menurutnya, dari informasi yang didapat pada saat Pra Contrak Manual (PCM) dengan PT PIS yang juga dihadiri oleh pihak terkait bahwa dari hasil PCM tersebut tidak ada dari pihak terkait yang menyetujui pasalnya dokumen PT PIS tidak memenuhi syarat.

Kami mempertanyakan dasar penetapan pemenang lelang atas PT Pilar Indo Sarana, yang diduga ada permainan dengan ULP.

“ Andi mengatakan belum lama ini beberapa warga yang berada dilokasi jalan lingkar utara mengelar aksi menolak PT PIS yang konon katanya PT PIS sudah melakukan curi star pekerjaan dilapangan, sedangkan warga menilai bahwa PT PIS belum mengantongi Surat Perintah Kerja (SPK) dari dinas PUPR kota Cilegon provinsi Banten

Hal ini dapat dibuktikan dengan adanya Surat Undangan Nomor : 620/1028/PPK-BM tanggal 19 Nopember 2020 perihal Undangan Rapat Persiapan Penunjukan Penyedia Pekerjaan Pembentukan Badan Jalan Lingkar Utara STA 01+700 s/d STA 02+400 (Calon Pemenang Cadangan 1). Dengan adanya undangan tersebut artinya PT. Pilar Indo Sarana dinyatakan tidak memenuhi syarat dan/atau gugur oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK). Ucap Andi.

Menurutnya hal ini sesuai dengan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2020, Tentang Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konstruksi Melalui Penyedia, tertuang pada, Paragraf 17, Rapat Persiapan Penunjukan Penyedia, Pasal 112, ayat 4 yang menerangkan “Dalam hal pemenang tidak memenuhi ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (2), PPK melaksanakan rapat persiapan penunjukan Penyedia bersama pemenang cadangan 1 .

“Maka dari itu secara otomatis PT. Pilar Indo Sarana bisa dinyatakan gugur sebagai pemenang dan kami akan membuat laporan pada hari ini Senin kepada LKPP, Inspektorat dan Pihak Yudikatif untuk segera melakukan langkah-langkah uji forensik dan pemeriksaan dokumen kembali agar pekerjaan ini tidak akan menuai permasalahan hukum di kemudian hari baik secara adminitrasi maupun secara pekerjaan fisiknya,” Pungkas Andi. *(AMINUDIN)

banner 300250
banner 300250
loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga