OKP Lakukan Audien di PT. Charoen Pokhpan Jaya Farm di Desa Curugciung Kecamatan Cikeusik

Bungas Banten, PANDEGLANG – Organisasi Kemahasiswaan dan Kepemudaan (OKP) diantaranya, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kabupaten Pandeglang, menggelar Audien dengan PT. Charoen Pokhpan Jaya Farm di Desa Curugciung Kecamatan Cikeusik kabupaten Pandeglang provinsi Banten

” Kegiatan Audien ini, di gelar di Kantor PT. Charoen Pokhpan Jaya Farm yang di hadiri oleh Purwanto Manager Perusahaan, Ahmad.S  Humas, Kapolsek Cikeusik dan Jajaran, Korem dan Koramil, Para Jurnalis serta kawan-kawan HMI dan GMNI Pandeglang, pada hari ini Kamis (22/2/2024) pukul 14.00 wib – 16.20 wib.

banner 728x90

Dalam Audien tersebut Moh. Arip Kabid PPD HMI Cabang Pandeglang, mengatakan ini adalah bentuk dari tugas dan fungsi kami sebagai agent sosial control di kabupaten Pandeglang dalam rangka mengingatkan pihak perusahaan terhadap kewajiban dan tanggungjawabnya.” jelasnya

Bahwasanya dari hasil advokasi yang kami dapatkan banyaknya keluhan warga masyarakat sekitar terkait perusahaan tersebut, mulai dari Serapan tenaga kerja lokal /SDM  yang kami duga tidak  mengacu pada Peraturan Daerah Nomor 6 tahun 2019 dalam melakukan serapan tenaga kerja lokal.” Ungkap Moh. Arip

” Bahkan bukan hanya itu ” saya masih ada persoalan lainya yang menjadi problematika, dan kejanggalan lainya pada PT. Charoen Pokhpan Jaya Farm di Desa Curugciung Kecamatan Cikeusik ini.

” Yaitu tentang analisis dampak lingkungan (AMDAL), Analisis Dampak Lalulintas (Andalalin), Corporate Social Responsibility (CSR) dan juga Mitigasi K3 (Pecegahan,Mitigasi, kesiapsiagaan, dan Kewaspadaan) yang kami duga masih kurang dan tidak dijalankan oleh perusahaan ini. ”

Sebesar perusahaan nasional, ini harusnya dapat menjadi potensi berkemajuan untuk masyarakat sekitar apalagi ini perusahaan besar yang skala Nasional. ” Tentu persoalan kecilpun harusnya dapat di selesaikan dengan baik komunikatif dan kolaboratif. ” Tegas Moh. Arip

Masih kata Moh. Arip ” hal terkecil seperti penerangan jalan, rambu-rambu lalulintas, pelang Pekerjaan Perusahaan itu tidak nampak terlihat pada perusahaan yang skala Nasional ini, jadi Perusahaan ini kami anggap telah gagal dalam melakukan perencanaannya (K3).

Hasil audien tadi perusahaan akan di Realisasikan tuntutan dari kawan-kawan Mahasiswa, yang pertama akan merealisasikan tentang andalalin, rambu-rambu, penerangan jalan serta lainya. Itu saja “,

Akan tetapi dari beberapa poin yang kami sampaikan kami menyangkan sikap dari Perusahaan sehingga tidak maunya, memberikan suatu kepastian hukum untuk masyarakat, kami kecewa dengan jawaban perusahaan yang kurang jelas realisasinya. ” Pungkas Moh. Arip Kabid PPD HMI Cabang Pandeglang

Begitujuga Diki Kurniawan Bidang Ekonomi dan Kerakyatan GMNI Cabang Pandeglang ” turut Menyampaikan, hal ini menjadikan dasar pundamental bagi masyarakat khsususnya masyarakat sekitar yang terdampak atau penyangga dari perusahaan tersebut.

Apalagi kami lihat PT. Charoen Pokhpan Jaya Farm di Desa Curugciung Kecamatan Cikeusik ini. ” Berada pada permukiman warga yang tidak jauh dari rumah-rumah tempat tinggal warga, kita harus pikirkan dampak yang akan terjadi terhadap masyarakat sekitar.

Keluhan yang kami dapatkan minimnya pemberdayaan masyarakat lokal, baik dari serapan tenaga kerja dan serat tidak melibatkan unsur lingkungan setempat baik tokoh masyarakat atau tokoh agama.

Kami menyayangkan tentang sikap dari pihak perusahaan, yang kami anggap otoriter dan semena-menanya terhadap kebijakan yang ada di perusahaan.

” Maka kami akan lakukan konsolidasi akbar bersama seluruh elemen masyarakat, pemuda, mahasiswa dan OKP, untuk datang kembali ke PT. Charoen Pokhpan Jaya Farm di Desa Curugciung , serta sentra pusat perusahaan tersebut.”  Hingga dengan lakukan gerakan nyata di jalan.” Tegas Diki Kurniawan Bidang Ekonomi dan Kerakyatan GMNI Cabang Pandeglang

REPORTER : ADI.SY / A. MISLI 

banner 728x90
banner 728x90