Setahun Sudah Mimpi : Bukit Algoritma Cikidang Sukabumi Jalan Ditempat

Nasional89 Dilihat

Bungasbanten.id, SUKABUMI — Tepat tanggal 9 Juni 2021 tahun kemarin, Pembangunan bukit algoritma yang berlokasi di Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi, provin si Jawa Barat ( Jabar)  pembangunannya dinyatakan dimulai. Namun, setahun sudah berlalu. Pembangunnya jalan ditempat, dan tidak ada kabar aktifitas pembangunan tersebut dilakukan.

“ Pembangunan yang dilakukan oleh PT Amarta Karya (Amka) selaku main kontraktor tak berjalan sesuai dengan target. Disebutkan pembangunan yang dilakukan tiga sesi ini sampai hari ini mandeg dan tak ada kabar pembangunan dilanjutkan.

banner 728x90

Salah seorang warga Cikidang Ayus Up Rianto “ Ia membenarkan bahwa pembangunan silicon valley Indoensia atau bukit algoritma yang digadang-gadang sejak setahun yang lalu tidak berjalan. Bahkan rencana satu sesi awal yang memakan waktu pembangunan tiga tahun itu tidak ada progres atau aktifitas setelah kegiatan ground breaking bukit Algoritma di Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi, Kamis (16/6/2021).

“Ya tidak berjalan ya, saya tidak tahu kenapa. Memang awalnya pada saat ground breaking pembangunan sesi pertama ini kan tiga tahun. Nah sekarang sudah satu tahun, tidak terlihat proyek itu berjalan, “jelas Ayus

Menurutnya, pada sesi pertama memang kontraktor sebelumnya mengulas akan memprioritaskan pembangunan infrastruktur dan aksesibilitas. Namun, tidak ada tanda-tanda pembangunan ini berjalan.

“Memang awalnya saya juga datang pada acara ground breaking itu. Disebutkan pembangunan akan menghubungkan dengan Tol Bogor Ciawi Sukabumi, pengairan, jaringan listrik, sarana air bersih serta pembangunan gedung baru dan renovasi. “ Tapi itu tidak terlihat sekarang, “cetusnya.

Sebelumnya, Ketua Pelaksana Kiniku Bintang Raya KSO Budiman Sudjatmiko  “ mengungkapkan, ekosistem bukit algoritma ini berada pada lahan seluas 888 hektar. Dimana, pada kawasan tersebut bakal menjadi pusat untuk peningkatan pertumbuhan yang berkelanjutan teknologi 4.0. Serta, pembangunan pusat riset bisnis teknologi dalam neuro sains, teknologi nano, kuantum.

“Ground breaking ini adalah momentum kami Kiniku Bintang Raya KSO memberikan amanat kepada AMKA yang menajdi main kontraktor. Dimana Pada tahap pertama selama tiga tahun ini akan di prioritaskan jalan, pengairan dan listrik serta pembangunan gedung dan renovasi,” jelasnya

“ Pada lahan ini, Budiman Sujatmiko  “ mempersilahkan Pemerintah Kabupaten Sukabumi untuk membangun badan riset daerah (Brida). Dimana, Kiniku Bintang Raya KSO menyiapkan lahan seluas 1 hektar.

“Kalau kabupaten Sukabumi mau mendirikan Brida bisa memanfatkan lahan 1 Hektar yang ada di kawasan ini,” ujarnya.

Berkaitan dengan anggaran, sebut Budiman, pihaknya sudah melakukan komitmen dengan investor dari Kanada dan Jerman senilai Rp 18 triliun. Bahkan, terdapat negara lain di Asia yang bakal berinvestasi. Pada intinya, kawasan ini menjadi area inkubator dan akselerator bisnis teknologi terbesar.

Komitmen pertama 18 T, tapi ada komitmen lain yang kemungkinan bisa lebih. Ada yang 1,7 triliun untuk riset sensor perikanan bagi 1,5 juta nelayan di Indonesia. Yang lainnya adalah investasi pembiayaan inovasi,” sebutnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Amka, Nikolas Agung menambahkan, di tiga tahun pertama ini pihaknya dipercaya untuk membangun infrastruktur, mulai dari jalan yang terkoneksi dengan sesi dua tol Bocimi yang rencananya mulai pada Agustus ini. Kemudian, akses menuju ke lokasi bukit algoritma dan jalan akses dalam kawasan, sarana air bersih, jaringan internet renovasi gedung dan pembangunan gedung tematik nusantara.

“Di gedung pusat neuro sains, akan digunakan menjadi sarana pertemuan internasional. Kemudian juga, sesuai dengan permintaan Kiniku Bintang Raya KSO akan dibangun patung Bung Karno,” tandasnya.

REPORTER : MAN

banner 728x90
banner 728x90