oleh

Video Viral Camat Batuceper Arogan” Walikota Diminta Copot Jabatannya

Bungasbanten.id, KOTA TANGERANG – Korps Alumni HMI Kota Tangerang menilai Camat Batuceper, Arogan. Hal ini dikatakan Sekretaris KAHMI Zaky Ramli, setelah melihat tayangan video Camat menghadapi aksi unjuk rasa KNPI PK, di Kantor Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang, Rabu (16/09/2020).

 Presidium KAHMI Kota Tangerang, Hendrizen

Zaky mengatakan tidak sepantasnya seorang pimpinan wilayah bersikap arogan dan tendensius terhadap masyarakatnya.

“Apalagi, didepan para pemuda penerus bangsa ini.  Seharusnya, dalam kondisi apapun seorang pemimpin bisa menunjukkan kepemimpinannya dgn cara merangkul,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Kadis Indagkop di Polisikan “ Hendri Geram di Suruh Tunggu Tiga Hari

” Kita terkenal dgn adat ketimuran kita. Ajak dialog didalam ruangan sambil membimbing bukan mempertontonkan ego sentrisnya,” tambahnya.

Masih dikatakannya, kondisi saat ini, di masa pandemi, semua harus berkepala dingin dan tetap memberikan contoh menerapkan protokol kesehatan.

“Kalau melihat tayangan video yg beredar, tampaknya walikota memang harus segera mengevaluasi kinerja camat Batuceper. Karena, bagaimanapun pemimpin harus lebih mengedepankan sikap welas dan asih asuhnya serta kepercayaan dari masyarakatnya,” ujarnya.

BACA JUGA :  Pendaftaran program BPUM Tanpa Kordinasi Polsek Setempat

 Sekretaris KAHMI Kota Tangerang, Zaky Ramly

Sementara, ditempat yang sama, Presidium KAHMI Kota Tangerang, Hendrizen, yang juga mantan Ketua DPC PDIP Kota Tangerang, merasa geram melihat video viral Camat Batuceper yang arogansi.

“ Walikota harus bisa memberikan sanksi pencopotan jabatan Camat kepada Camat Batuceper, atas kejadian adu mulut, antara KNPI dengan Camat yang mempertontonkan arogansi beliau, dihadapan pedemo,” tegasnya.

BACA JUGA :  Banten Milenials Leadership “ Arief : Kalau Mau Sukses Belajar Pada Orang Sukes

Ia juga menambahkan, sikap seorang Camat ini, harus di berikan sanksi tegas dari Walikota. Karena, tambahnya, pemimpin wilayah ini, tidak bisa mengayomi warganya. “ Intinya, Walikota harus berikan sanksi,” tutupnya.   * (RED)

PT. BUNGAS BANTEN MEDIA banner 300250
loading...

Komentar

Baca Juga