Proyek Pembangunan JUT di Desa Leuwibalang Diduga dalam Pekerjaanya Asal-asalan

Pandeglang, Utama146 Dilihat
Example 1500x60

Bungas Banten, PANDEGLANG – Proyek pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) di Desa Leuwibalang Kecamatan Cikeusik Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten“ di duga dalam pekerjaanya asal-asalan, yang di laksanakan oleh Kelompok Tani ( Poktan ) Sinar Tani Satu.

Berdasarkan pemantauan Bungas Banten “ ke lokasi proyek, menemukan adanya kejanggalan pada titik pengkerasan jalan yang terancam amblas, dikarenakan diduga kuat tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Belanja (RAB),” sehingga pekerjaan tersebut terkesan asal-asalan.

Example 1500x60
Example 1500x60

“ Diketahui berdasarkan Papan Inpormasi Proyek (PIP) Bahwa Pemerintah kabupaten Pandeglang melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan dengan Program : Pembangunan Prasarana Pertanian, Pekerjaan : Pembangunan/Rehabilitasi Jalan Usaha Tani, Anggaran Rp 200.000.000, – Volume Panjang 1000 Meter Lebar 2 Meter, Sumber Dana : DAK Fisik Penugasan Bidang Pertanian, Tahun anggaran 2024, Mulai tanggal : 10 Juni 2024, Selesai tanggal 30 Desember 2024, Pelaksana : Kelompok Tani Sinar Tani Satu, Alamat : Kampung Sawah Desa Leuwibalang Kecamatan Cikeusik “ Jelasnya.

“ Warga setempat yang enggan di sebut jati dirinya , Ia mengungkapkan bahwa masyarakat penerima manfaat , dengan adanya pembangunan JUT, tentunya sangat senang, namun lembaga kontrol memiliki kewajiban sebagai penerima manfaat membantu pekerjaan program ini, Ia menyampaikan bahwa JUT ini, harus dikerjakan sesuai anggaran yang di gelontorkan oleh pemerintah.

“Dalam hal ini saya sangat menyayangkan kepada dinas terkait, dengan minimnya pengawasan proyek yang ada di wilayah kami, seperti bahan material yang sangat tidak sesuai RAB dan pekerjaannya asal jadi,” tuturnya

“ Selanjutnya bahwa dalam tahap perawatan proyek ini, pihaknya meminta kepada Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Pandeglang untuk segera melakukan peninjauan ke lokasi pekerjaan.” Pungkas warga setempat.

“ Dikonfirmasi Ketua Poktan Sinar Tani Satu Rapiudin “ saat di lokasi pekerjaan “ Rabu (16/10/2024) menjelaskan bahwa pembangunan JUT masih dalam tahap pelaksanaan, namun untuk saat ini kami hentikan, di karena dana anggaran yang baru masuk hanya 25 %, yang sudah turun  ke kami, untuk saat ini sudah habis, maka pekerjaan ini kami hentikan, di karenakan sudah tidak ada lagi dana untuk membayar para pekerja dan material “ tandasnya.

Lanjut Rapiudin bahkan saat ini masih punya hutang batu 20 mobil, dan untuk mencari dana talangan tidak ada “ Kilah Ketua Poktan Sinar Tani Satu Rapiudin

REPORTER : RED

Example 1500x60
Example 1500x60
Example 1500x60