Bungas Banten, PANDEGLANG – Persoalan dengan adanya dugan pelecehan yang lagi ramai di beberapa media online “ Bahwa dalam dugaan pelecehan seksual yang di lakukan oleh saudara Ahri terhadap Tiawati, yang beralamat di kampung Cikapas desa Sumurlaban Kecamatan Angsana kabupaten Pandeglang Provinsi Banten “ ini kata Marsinah ibu kandung korban
“ Saya atas nama Marsinah ibu kandung dari saudari Tiawati sehubungan dengan adanya pemberitaan dari beberapa media online “ terkait adanya dugaaan pelecehan seksual, yang di lakukan oleh saudara Ahri terhadap anak saya Tiawati “ itu tidak benar “ Tegas Marsinah, Rabu (1/1/2025) kemarin
“ Marsinah menegaskan lagi, apabila di kemudian hari ada pihak ke tiga, yang mempermasalahkan tidak benar kepada orang lain “ apalagi sampai ada pemberotakan, saya selaku ibu kandungnya akan menuntut balik tentang berita bohong alias hoaks. “ Tutur Marsinah
“ Terpisah Ahri saat di konfirmasi Bungas Banten “ menjelaskan saya pada hari Jum’at tanggal 6 bulan lalu “ bawa istri saya ke rumah sakit Alinda mau melakukan operasi “ Pada saat itu saya pulang dulu kerumah buka warung “ terus ada Tiawati mau beli rokok, terus saya tanya punya siapa rokonya neng..???? “  bilangnya punya abah, terus saya panggil kedalam karena dia anak yatim “ Maka saya peluk sambil nangis minta dido’akan agar istri saya yang lagi melakukan operasi agar medapatkan kesembuhan “ Terang Ahri
“ Selanjutnya Ahri, memaparkan saya tidak merasa melakukan pelecehan seksual terhadap Tiawati, namun pada saat itu saya memeluk Tiawati “ lantaran beliau adalah anak yatim “ Dengan pelukan tersebut adalah hanya untuk minta do’a pada anak yatim, untuk kesembuhan istri saya “ yang sedang di rawat di rumah sakit Alinda “ Terang Ahri
“Maka hal tersebut juga pada hari Rabu tanggal 01 Januari 2025 malam hari “ telah ada musyawarah penyelesaian dengan ibu Tiawati, tokoh agama, tokoh pemuda juga tokoh masyarakat bahwa itu hanya kesalah pahaman saja “ Pungkasnya
REPORTER : DACE /RED







