Diduga Beli Motor Hasil Kejahatan : Warga Bayah Ditangkap Unit Resmob Polres LebakĀ 

Lebak, Polri266 Dilihat
Example 1500x60

Bungas Banten, LEBAK – Kabar penangkapan seorang pengusaha tempe inisial SP, warga Ciwaru, Desa Bayah Barat, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, provinsi Banten oleh Unit Resmob ( Reserse mobile ) Polres Lebak, belakangan ini menjadi perbincangan warga setempat, Sabtu (10/5/2025).

Dari keterangan warga yang berhasil dihimpun tim awak media, ā€˜SP’ yang diketahui sebagai pengusaha tempe tersebut, ditangkap Unit Resmob Polres Lebak, gegara membeli motor jenis Vega, yang diduga hasil pencurian/kejahatan.

Example 1500x60
Example 1500x60

” Dari keterangan EA istri ā€˜SP’, ia ditangkap anggota Kepolisian Polres Lebak pada saat bekerja di pabrik tempe, dan sayangnya tidak ada pihak keluarga yang mengetahui pada saat kejadian tersebut dan hanya kabar dari pekerja pabrik tempe.

ā€œ Pada saat penangkapan, yang disayangkan pihak keluarga nya sedang tidak ada, jadi tidak mengetahui kejadian itu, dan saya mengetahui bahwa si Aa ditangkap Polisi itu dari yang kerja,ā€ terang EA kepada wartawan, Kamis ( 08/5/2025).

EA juga menjelaskan, bahwa pihak Kepolisian yang melakukan penangkapan tersebut tidak memperlihatkan atau memberikan surat apa pun kepada pihak keluarga. Dan EA mengatakan bahwa Sp langsung dibawa ke Rangkas (Polres Lebak-red), terangnya.

Untuk memastikan keterangan EA tersebut, dan berdasarkan informasi yang didapat, bahwa Sp sudah ditangani Unit 1 (Krimum) Polres Lebak, melalui chating WhatsApp tim awak media meminta informasi dan keterangan dari Kanit 1 Krimum Polres Lebak Ipda. Sutrisno, dan ia membenarkan bawa Sp dalam penanganan Unit 1 Polres Lebak.

ā€œAda kang,ā€ terang Ipda. Sutrisno singkat.

Selang beberapa hari kemudian, untuk memastikan perkembangan kasus tersebut, tim awak media kembali meminta keterangan dari Kanit 1 Krimum Polres Lebak Ipda. Sutrisno, dan ia mengatakan bahwa kasus ā€˜Sp’ sudah ke Penyidikan, terangnya, Sabtu (10/5/2025).

Sampai berita ini di ekspose tim awak media masih menunggu informasi terkini terkait proses nya.

REPORTER : RED

Example 1500x60
Example 1500x60
Example 1500x60