Pembangunan Paving Block di Desa Mekarsari Kecamatan Bojong Diduga Kuat Kurang Pengawasan 

Pandeglang, Ragam219 Dilihat
Example 1500x60

Bungas Banten, PANDEGLANG – Pembangunan peningkatan jalan Paving Block di Desa Mekarsari, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, diduga kuat tidak sesuai dengan spesifikasi pembangunan, alias kurangnya pengawasan dari dinas terkait

Diketahui bahwa proyek ini di biayai oleh Dana Desa (DD) tahap dua dengan nilai pagu anggaran Rp 95.914.000,-  dan volume panjang 173 meter  x lebar 2,00 meter.

” Salah satu warga setempat yang enggan di tulis namanya ” mengatakan pada Bungas Banten ” Selasa ( 03 Sepetember 2025 ) ” menunjukkan bahwa pembangunan peningkatan jalan Paving Block tersebut ” diduga tidak sesuai dengan spesifikasi yang telah ditentukan.”  Selain itu, pekerja yang ditunjuk sebagai Tim Pelaksana Kegiatan (TPK)”  Juga diduga tidak sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan.” Ungkapnya.

” Pertanyaan yang muncul adalah apakah TPK yang ditunjuk memenuhi kriteria yang telah ditentukan…? Apakah ada warga lain yang mampu melakukan pekerjaan tersebut…. ?

” Sesuai dengan Undang -undang Desa tahun 2014 Nomor 6, Dana Desa digunakan untuk meningkatkan kualitas ekonomi yang ada di desa, menciptakan lapangan kerja dari pengangguran. ” Oleh karena itu, kami berharap kepada tim monitoring kecamatan dan pendamping desa agar lebih ketat dalam pengawasan yang ada di wilayahnya ” demi memaksimalkan program-program yang digelontorkan oleh pemerintah.” TegasNya

” Begitu juga Menurut salah satu pekerja yang sedang mengerjakan proyek tersebut, mengatakan bahwa TPK yang ditunjuk adalah seorang guru yang sedang mengajar di sekolah. ” TPKnya lagi sedang mengajar sekolah, Pak.”  berarti guru ya, Pak,” Ucapnya.

” Selanjutnya mencoba menghubungi Kepala desa Mekarsari, namun beliau tidak ada di kataor maupun di rumahnya..?????

Dengan diturunkanya berita ini TPK belum di konfirmasi ” untuk memberikan keterangan lebih lanjut.” Soal pembangunan Paving Block di desa Mekarsari diduga kuat kurang pengawasan

REPORTER : WA2N