Bungas Banten, LEBAK β Pekerjaan jalan Raya Ruas Simpang – Bayah Provinsi Banten, yang dikerjakan oleh Perusahaan , Kontraktor Supervisi , PT.Tureloto Batu Indah, PT.Deksinapati Karsa Konsul Tindo KSO, PT.Multi Phi Beta dan PT.Daya Creasi Mitrayasa
Diketahui bahwa minggu yang lalu dimulai dilakukan aksi mogok kerja, Mereka menuntut pembayaran upah selama mereka bekerja, yang menurut pekerja telah membuat mereka kesulitan memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, Menurut Perwakilan pekerja, Sebut saja MamanΒ β Selasa (30 September 2025 )
Aksi ini dilakukan stelah berbagai upaya, perundingan dengan pihak menagemen perusahaan tidak membuahkan hasil,” Kami sudah coba bicara baik-baik, akan tetapi janji-janji perusahaan tidak pernah ada realisasinya, kami tidak bisa terus bekerja tanpa upah ,” Ujarnya
β Lanjut Maman β Para pekerja tersebut menyatakan bahwa mereka tidak tidak bisa lagi melanjutkan pekerjaan kotruksi jalan tersebut , akhirnya pekerja memutuskan bubar pulang tanpa di bayar ( berhenti βred ),” Pada akhirnya pekerja diganti baru, kejadiannya sama dengan yang pertama kerja upah tidak dibayar, tiga kali di ganti pekerja sama saja upah tidak di bayar,” Keluhnya
β Kami membutuhkan gaji untuk kebutuhan keluarga, kami tidak mau lagi bekerja kalau upah tidak dibayar,” tambah perwakilan pekerja, Aksi mogok ini menimbulkan kekewathiran akan terlambatnya penyelesaian proyek jalan Provinsi tersebut
” Yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat di Malingping dan sekitarnya, Perusahan Kontraktor belum memberikan komentar resmi terkait tuntutan paraΒ pekerja, Namun beberapa pekerja melaporakan bahwa perusahaan hanya berdalih kesulitan dana.
β Aksi mogok kerja ini ,Dinas terkait harus turun tangan terutama, ( Dinas Tenaga Kerja -red ),” untuk melakukan mediasi, pekerja berharap agar pemerintah segera turun tangan untuk memastikan hak- hak mereka sebagai pekerja terpenuhi gaji nya di bayar
Padahal proyek masih tetap berjalan walaupun hanya tinggal beberapa orang saja yang bekerja, Akan tetapi pantauan Bungas Banten di lapangan bahwa jalan cor ditemukan retak pecah panjang
REPORTER : ALEX RASMAN TAUHID Β







