Bungas Banten, Pandeglang – Sertu Eri Piatna, Babinsa Koramil 0116/Cikeusik Kodim 0601/Pandeglang, sejak pagi hingga malam hari terus melakukan monitoring dan penanganan banjir di wilayah Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten. Sabtu 3 Januari 2026
Hujan dengan intensitas cukup tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan cikeusik sejak malam sebelumnya mengakibatkan sejumlah sungai meluap dan merendam permukiman warga.
Menurut keterangan Babinsa, salah satu wilayah terdampak paling parah berada di Kampung Cikoncang, Desa Sukaseneng. Sebanyak 20 rumah warga terendam banjir dan hingga malam ini masih dalam kondisi terisolir.
Selain itu, banjir juga melanda Kampung Leuwigede, Desa Sumur Batu. Diperkirakan sebanyak 242 rumah warga terendam dengan ketinggian air bervariasi antara 50 sentimeter hingga 1,5 meter. Kondisi ini memaksa sebagian warga untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Tidak hanya permukiman, banjir juga menggenangi Jalan Raya Cikeusik–Munjul yang merupakan jalan nasional. Tepatnya di wilayah Desa Sukawaris, ketinggian air mencapai sekitar 20 hingga 50 sentimeter sehingga mengakibatkan aktivitas lalu lintas terhambat.
Dalam pelaksanaan di lapangan, Babinsa bersama BPBD Kabupaten Pandeglang serta masyarakat setempat bahu-membahu melakukan evakuasi warga, terutama lansia dan anak-anak di Kampung Leuwigede, untuk diungsikan ke lokasi yang lebih aman.
Sertu Eri Piatna menyampaikan bahwa hingga malam hari, ketinggian air masih terus meningkat seiring curah hujan yang masih cukup tinggi. Ia juga menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap kemungkinan banjir susulan.
REPORTER ,HJ







