Kabiro Media Bungas Banten Refleksikan Esprit Kartini sebagai Paradigma Emansipasi 2026

Pandeglang33 Dilihat
Example 1500x60

Bungas Banten, PANDEGLANG – Dalam rangka memperingati dan mengkomemorasi Hari Kartini 21 April 2026, Kepala Biro Media Bungas Banten wilayah Banten, H. Jajang, menyampaikan apresiasi sekaligus penghormatan yang mendalam kepada segenap entitas perempuan Indonesia yang telah dan terus menjadi pilar fundamental peradaban bangsa.

Menurut H. Jajang, nilai-nilai perjuangan yang diwariskan Raden Ajeng Kartini bukanlah sekadar romantisme historis yang berhenti pada lembaran masa lalu. Sebaliknya, ia merupakan manifestasi pemikiran progresif yang melampaui zamannya dan wajib terus diinternalisasi dalam dialektika kebangsaan Indonesia kontemporer. Esprit Kartini, kata dia, tetap relevan sebagai fondasi epistemologis sekaligus praksis dalam upaya penguatan kapasitas perempuan agar semakin otonom dalam bersikap, kompetitif dalam berkarya, dan kontributif dalam dinamika sosial, ekonomi, politik, serta kebudayaan.

Example 1500x60
Example 1500x60

“Selamat Hari Kartini 2026 bagi segenap perempuan Indonesia, khususnya para ibu, srikandi, dan kartini-kartini muda di Kabupaten Pandeglang dan Provinsi Banten. Kiranya spirit dan suluh pemikiran Ibu Kartini senantiasa menjadi obor intelektual yang tak pernah padam dalam mengartikulasikan hak atas pendidikan yang setara dan bermutu, meneguhkan prinsip kesetaraan gender yang substantif dan berkeadilan, serta mengakselerasi partisipasi aktif perempuan pada spektrum multidimensi kehidupan berbangsa dan bernegara,” tutur H. Jajang dalam keterangan tertulisnya, Minggu 20 April 2026.

Lebih lanjut, ia menggarisbawahi urgensi dan signifikansi peran perempuan sebagai subjek determinan pembangunan yang tidak dapat dinegasikan. Perempuan, tegasnya, bukan sekadar objek dari kebijakan, melainkan aktor utama yang menentukan arah kemajuan, baik dalam mikrostruktur keluarga sebagai madrasah pertama peradaban, maupun dalam makrostruktur sosial sebagai penggerak perubahan, penjaga nilai, dan penentu kebijakan publik. Oleh karena itu, momentum Hari Kartini seyogianya tidak berhenti pada seremoni simbolik, melainkan harus menjadi katalis yang efektif untuk merevitalisasi penghargaan, pengakuan, dan pelibatan nyata terhadap kontribusi substantif perempuan di seluruh lini kehidupan.

H. Jajang menambahkan, tantangan emansipasi di tahun 2026 semakin kompleks di tengah disrupsi teknologi, transformasi digital, dan dinamika global yang cepat. Di sinilah warisan intelektual Kartini menemukan relevansinya yang baru: keberanian untuk berpikir merdeka, keberanian untuk mendobrak batas, dan keberanian untuk belajar tanpa henti. Perempuan Banten, khususnya Pandeglang, didorong untuk terus meningkatkan literasi digital, memperkuat kemandirian ekonomi melalui UMKM dan ekonomi kreatif, serta mengambil peran kepemimpinan di ruang-ruang strategis.

Pernyataan tersebut, pungkasnya, merepresentasikan komitmen institusional Media Bungas Banten dalam mengadvokasi, mengawal, dan mengakselerasi kemajuan perempuan Indonesia. Sekaligus menjadi invitasi kolektif bagi seluruh elemen masyarakat, pemerintah, akademisi, dan sektor swasta untuk merawat dan mengaktualisasikan legasi pemikiran Kartini sebagai etos kehidupan kontemporer yang membumi, membebaskan, dan mencerahkan.

REPORTER: SS MUNANDAR ABI

Example 1500x60
Example 1500x60
Example 1500x60