Rumah seorang Janda Warga desa sindanghayu Tidak Layak Huni, Perlu Perhatian Pemerintah

Pandeglang22 Dilihat
Example 1500x60

Bungas Banten, PANDEGLANG – Kondisi rumah milik seorang warga di Kampung Karang Anyar RT 18, Desa Sindanghayu, Kecamatan Saketi, kabupaten Pandeglang provinsi Banten memprihatinkan dan dinilai tidak layak huni. Rumah tersebut di tempati oleh Hapiah (55) dan 4 orang anaknya yang hidup dalam keterbatasan ekonomi.

Berdasarkan pantauan di lapangan pada Kamis, 4 Juni 2026, rumah Hapiah mengalami kerusakan cukup parah. Atap rumah sudah banyak yang bocor, sebagian genteng pada berjatuhan dinding yang terbuat dari anyaman bambu kondisi rapuh. Kondisi ini membuat penghuni merasa tidak aman, terutama saat hujan turun.

Example 1500x60
Example 1500x60

Hapiah mengaku “sudah lama tinggal di rumah tersebut rusak parah dan belum pernah mendapatkan bantuan perbaikan rumah. Dengan kondisi ekonomi yang pas-pasan, ia tidak mampu memperbaiki rumahnya sendiri.

“Kalau hujan air masuk ke rumah, kami hanya bisa menahan dengan ember seadanya,” ungkapnya.

Sementara itu, Awaludin, anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Sindanghayu, membenarkan kondisi tersebut. Menurutnya, rumah Hapiah memang sudah lama masuk kategori rumah tidak layak huni dan perlu segera mendapatkan perhatian dari pemerintah,

“Kami dari lembaga BPD berharap pemerintah desa dan dinas terkait bisa segera menindaklanjuti dan mengusulkan bantuan rumah tidak layak huni agar warga bisa tinggal dengan aman dan layak,” ujar Awaludin.

Hasim (Warga sekitar)juga berharap adanya perhatian serius dari pemerintah, mengingat rumah tersebut berisiko membahayakan keselamatan penghuninya, terutama di musim penghujan.

REPORTER: HJ

Example 1500x60
Example 1500x60
Example 1500x60