Festival Bubur Suro Desa Bandung Meriahkan Tradisi Muharram, Bupati Pandeglang Apresiasi Pelestarian Budaya Lokal

Pandeglang25 Dilihat
Example 1500x60

Bungas Banten, PANDEGLANG – Pemerintah Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Propinsi Banten, menggelar Festival Bubur Suro dalam rangka menyambut dan memeriahkan bulan Muharram. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (25 Juni 2026) tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Pandeglang Ratu Dewi Stiani, jajaran Dinas Pariwisata Kabupaten Pandeglang, serta unsur masyarakat Desa Bandung.

Festival Bubur Suro berlangsung meriah dengan menampilkan berbagai rangkaian kegiatan budaya, di antaranya seni tradisi Banten seperti pencak silat, tarian tradisional, serta berbagai pertunjukan budaya yang menjadi ciri khas masyarakat setempat.

Example 1500x60
Example 1500x60

Dalam sambutannya, Kepala Desa Bandung Wahyu menyampaikan bahwa kegiatan Festival Bubur Suro merupakan bentuk rasa syukur sekaligus upaya masyarakat dalam menjaga dan melestarikan tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun.

“Dalam kegiatan Festival Bubur Suro ini, kita semua khususnya masyarakat Desa Bandung mulai dari tanggal 1 Muharram sampai akhir 10 Muharram 1448-H melaksanakan berbagai kegiatan. Pada tanggal 1 Muharram 1448H kita menggelar pawai obor yang diikuti oleh sebanyak 1.350 orang,” ujar Wahyu.

Ia menjelaskan, seluruh rangkaian kegiatan Festival Bubur Suro terlaksana berkat kekompakan dan kepedulian masyarakat Desa Bandung. Kegiatan tersebut, kata dia, murni menggunakan biaya swadaya masyarakat dan mendapat dukungan dari para donatur.

“Kegiatan ini mutlak dari biaya swadaya masyarakat Desa Bandung, dan alhamdulillah mendapat suport dari donatur Bank BJB,” ungkapnya.

Lebih lanjut Wahyu mengatakan, tradisi Bubur Suro memiliki nilai sejarah dan makna yang mendalam bagi masyarakat. Tradisi tersebut diyakini telah ada sejak zaman Nabi Nuh dan terus dijaga sebagai bentuk ungkapan rasa syukur serta mempererat hubungan sosial antarwarga.

Sementara itu, dalam sambutannya, Bupati Pandeglang Ratu Dewi Stiani mengapresiasi langkah masyarakat Desa Bandung yang terus mempertahankan tradisi dan budaya lokal. Menurutnya, kegiatan seperti Festival Bubur Suro memiliki nilai positif dalam memperkuat kebersamaan masyarakat sekaligus menjadi potensi pengembangan wisata budaya di Kabupaten Pandeglang.

Bupati berharap tradisi budaya daerah dapat terus dilestarikan dan menjadi kebanggaan masyarakat Pandeglang, khususnya generasi muda agar tetap mengenal serta mencintai warisan budaya leluhur.

Festival Bubur Suro Desa Bandung menjadi bukti nyata semangat gotong royong masyarakat dalam menjaga budaya, mempererat silaturahmi, dan menjadikan momentum Muharram sebagai ajang kebersamaan.

REPORTER: ABI-UJ

Example 1500x60
Example 1500x60
Example 1500x60