Bungas Banten,PANDEGLANG – Suasana penuh semangat kebangsaan dan ukhuwah islamiyah menyelimuti kawasan Coconut Island Caringin hingga Pondok Pesantren PHMQ Sukahati Labuan, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Minggu (18/10/2026). Ribuan santri dan masyarakat tumpah ruah mengikuti kegiatan Jalan Santai Sarungan dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2026 yang digelar oleh Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Banten.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB ini diikuti sekitar kurang lebih 3.000 (tiga ribu) orang. Mereka terdiri dari santri, siswa-siswi MA/MTs dari wilayah Kecamatan Labuan, Menes, Cisata, Pagelaran, Carita, dan Jiput, pengurus NU dari tingkat PW hingga PC, Badan Otonom NU, perwakilan Ormas, hingga masyarakat umum yang antusias menyambut Hari Santri Nasional. Penanggung jawab kegiatan adalah KH. Ahmad Syatibi Hambali, Pengurus PWNU Banten.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Gubernur Banten H. Andra Soni, S.M., M.A.P., Sekda Provinsi Banten H. Deden Apriandhi Hartawan, S.STP., M.Si., Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Pandeglang H. Lukmanul Hakim, S.Ag., M.Si., Anggota DPRD Kabupaten Pandeglang Ir. Sri Widayanti dan Rifky Hermiansyah, S.Psi., M.A.B., M.M., Rais Syuriyah KH. Achmad Syatibi Hambali, Sekretaris PWNU Banten H. Ahmad Nuri, SH., M.Si., Bendahara PWNU Banten Ifa Fathul Muiz, M.Pd., KH. Asep Nafis Bustomi, Ketua DPD M3CB Pandeglang KH. Sirojudin, ZA., SPdi selaku Pimpinan Ponpes PHMQ Sukahati Labuan, Kapolsek Labuan AKP Badri Hasan, SM.,MM., Kasat Polair Polres Pandeglang IPTU Turip, Camat Labuan Yadi Pribadi, SE., Kapus BLUD Labuan Hj. Sri Rejeki, serta tamu undangan lainnya.
Susunan acara dimulai dengan pembukaan, menyanyikan Lagu Indonesia Raya, Mars Hari Santri Nasional, dan Yalal Waton yang menggema penuh khidmat. Dilanjutkan dengan doa bersama, sambutan-sambutan, santunan anak yatim sebanyak 218 orang, pelaksanaan jalan santai, dan penutup.
Adapun rundown lengkapnya adalah pukul 06.00-06.30 WIB registrasi peserta dan pembagian kupon undian/doorprize serta konsumsi/snack di titik kumpul garis Start Coconut Island Carita Labuan. Pukul 06.30-06.45 WIB pembukaan dan doa. Pukul 06.45-07.00 WIB pelepasan kegiatan/start dengan pengibaran bendera start oleh Gubernur Banten, Ketua PWNU, dan Muspika Kecamatan Labuan.
Tidak hanya jalan santai, panitia juga menyiapkan Posko UMKM dan Makanan Gratis di beberapa titik strategis, diantaranya depan Masjid Agung As-Salafie Caringin, seberang SMPN 2 Labuan, depan SDN Teluk 3, depan Kantor Desa Kalanganyar, Kp. Makui, dan Kp. Sukahati Desa Kalanganyar Labuan.
Pukul 10.00 WIB peserta finish di Ponpes PHMQ Sukahati (Saung Soang), dilanjutkan pengumpulan kupon undian, menikmati Bazaar UMKM/Kuliner Gratis untuk peserta, dan pukul 10.30 WIB pembagian doorprize dan hiburan.
Dalam sambutannya, KH. Hafis Gunawan (Ketua PCNU Banten) menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para tokoh dan pengurus, termasuk KH. Asep Bustami, segenap pengurus PWNU Banten baik Syuriyah, Tanfidziyah, Badan Otonom, dan Lembaga, serta instansi pendukung seperti Kemenag, Bank BJB, dan jajaran OPD.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Oji selaku pemilik Coconut Island yang telah memfasilitasi tempat dan konsumsi dari sarapan hingga seluruh rangkaian acara selesai, serta apresiasi khusus kepada ibu-ibu Muslimat dan Fatayat yang rela menginap dan hadir dengan antusias luar biasa.
Disampaikan pula bahwa rangkaian kegiatan HSN di Provinsi Banten sangat lengkap, mulai dari Khotmil Qur’an pada hari sebelumnya, bedah buku pada malam hari, jalan santai dan santunan untuk 218 anak yatim pada pagi hari ini, hingga istighosah dan Bahtsul Masail pada malam penutup.
Untuk lokasi penyelenggaraan, tahun lalu dilaksanakan di Tangerang, tahun ini di Pandeglang (Coconut Island), dan tahun depan rencananya akan dipusatkan di Lebak.
Sementara itu, Gubernur Banten H. Andra Soni dalam sambutannya mengucapkan Selamat Hari Santri Nasional Tahun 2026 atas nama Pemerintah Provinsi Banten.
Ia menegaskan bahwa santri memiliki pengaruh dan kontribusi yang sangat besar terhadap pembangunan di Provinsi Banten. Pemerintah Provinsi Banten meyakini bahwa Banten akan maju bersama santri, sejalan dengan semangat kebersamaan dan perjuangan para santri dalam menjaga NKRI.
Ia juga berkomitmen bahwa peringatan Hari Santri pada tahun depan akan dikoordinasikan dan diakomodir secara resmi oleh Pemerintah Provinsi Banten, sehingga pelaksanaannya akan semakin meriah dan berdampak lebih luas.
Kegiatan Jalan Santai Sarungan ini pun berlangsung dengan aman, tertib, meriah, dan penuh kekeluargaan. Para peserta terlihat kompak mengenakan sarung sebagai identitas santri, sambil menikmati keindahan alam pesisir Labuan dan kebersamaan yang hangat.
Momentum ini menjadi bukti nyata bahwa santri tidak hanya berjuang di pesantren, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam menjaga persatuan, toleransi, dan kemajuan bangsa.
(Sonhaji)






