Peduli Infrastruktur Desa, PT SBJ Bangun Jalan Beton untuk Masyarakat

Lebak16 Dilihat
Example 1500x60

Bungas Banten, LEBAK – PT Samudera Banten Jaya (PT SBJ) merealisasikan pembangunan jalan rabat beton yang menghubungkan Kampung Ciherang dan Kampung Cikoneng, Kabupaten Lebak, Banten. Pembangunan tersebut merupakan respons perusahaan terhadap aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui Kepala Desa Ciherang, Badi.

Jalan sepanjang 350 meter dengan lebar 3 meter dan ketebalan 15 sentimeter tersebut diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat serta mendukung kegiatan perekonomian warga, khususnya di wilayah Desa Ciherang, Desa Cibeber, Desa Warung Banten, dan sekitarnya.

Salah seorang warga Desa Cibeber, Arman, mengapresiasi pembangunan jalan tersebut. Menurutnya, perbaikan akses transportasi merupakan kebutuhan masyarakat yang selama ini disampaikan kepada pemerintah desa.

“Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Jaro Badi, Kepala Desa Ciherang, yang telah mendengar aspirasi masyarakat dan mendorong pihak perusahaan, yaitu PT Samudra Banten Jaya, sehingga pembangunan jalan rabat beton ini bisa terlaksana,” ujar Arman, Senin (19/10/2026).

Sementara itu, Kepala Desa Ciherang, Badi, menjelaskan bahwa pembangunan jalan tersebut berawal dari aspirasi masyarakat yang menginginkan akses transportasi lebih memadai.

“Saya melihat dan mendengar langsung keluhan masyarakat. Karena itu, saya berinisiatif menyampaikan kebutuhan tersebut kepada pihak PT SBJ. Alhamdulillah, pihak perusahaan merespons sehingga pembangunan jalan rabat beton ini dapat terlaksana dan manfaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat umum,” ungkap Jaro Badi.

Ia berharap keberadaan jalan tersebut dapat mempermudah aktivitas masyarakat sekaligus mendukung konektivitas antarwilayah.

Terpisah, Kepala Divisi Humas PT Samudera Banten Jaya, Nurjaya Ibo, mengatakan pembangunan jalan rabat beton Ciherang–Cikoneng merupakan bentuk respons perusahaan terhadap kebutuhan masyarakat yang disampaikan melalui pemerintah desa.

“Pembangunan jalan ini berangkat dari aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui Kepala Desa Ciherang, Jaro Badi. PT SBJ merespons karena kami memahami bahwa akses jalan merupakan kebutuhan penting dalam menunjang mobilitas dan kegiatan perekonomian masyarakat,” ujar Ibo.

Menurutnya, keterlibatan perusahaan dalam pembangunan infrastruktur merupakan bagian dari upaya membangun hubungan yang konstruktif dengan masyarakat sekitar.

“Bagi kami, hubungan antara perusahaan dan masyarakat harus dibangun melalui komunikasi dan kerja nyata. Ketika ada aspirasi yang dapat kami bantu realisasikan, tentu menjadi perhatian perusahaan. Kami ingin keberadaan PT SBJ memberikan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” jelasnya.

Ibo juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Ciherang yang telah menjembatani aspirasi masyarakat hingga pembangunan jalan tersebut dapat terlaksana.

“Kami mengapresiasi Jaro Badi yang telah menyampaikan kebutuhan warganya. Ini menjadi contoh bahwa komunikasi dan kolaborasi antara pemerintah desa, masyarakat, dan perusahaan dapat menghasilkan pembangunan yang bermanfaat,” katanya.

Ia berharap jalan yang telah dibangun dapat dijaga bersama agar manfaatnya dirasakan dalam jangka panjang.

“Ukuran keberhasilan pembangunan bukan semata-mata selesainya pekerjaan, tetapi sejauh mana manfaatnya dirasakan masyarakat. Semoga jalan ini dapat memperlancar aktivitas warga dan turut mendorong perekonomian masyarakat,” tambahnya.

Lebih lanjut, Ibo menegaskan PT SBJ tetap membuka ruang komunikasi dengan pemerintah desa dan masyarakat dalam menampung berbagai aspirasi yang berkaitan dengan kepentingan bersama.

“Komitmen kami adalah terus membangun hubungan baik dengan masyarakat melalui komunikasi, kepedulian, dan kontribusi nyata. Perusahaan harus mampu tumbuh bersama masyarakat,” pungkas Nurjaya Ibo.

Pembangunan jalan rabat beton Ciherang–Cikoneng menjadi salah satu bentuk kolaborasi antara perusahaan, pemerintah desa, dan masyarakat dalam meningkatkan kualitas infrastruktur pedesaan. Akses jalan yang lebih baik diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga sekaligus menunjang aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.

(HJ)