Bungas Banten, PANDEGLANG – Kemarau panjang yang masih melanda wilayah Banten Selatan hingga November 2026 terus menyisakan persoalan serius bagi masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan air bersih. Air merupakan kebutuhan dasar manusia yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan sehari-hari, termasuk dalam menunjang kesehatan, kebersihan, dan aktivitas pendidikan di lingkungan pesantren.
Kondisi tersebut sebelumnya turut dirasakan Pondok Pesantren Al UM. Pesantren yang telah lama berdiri dan memiliki cukup banyak santri ini mengalami kesulitan mendapatkan sumber air bersih akibat kemarau panjang. Bahkan, kolam atau penampungan air yang selama ini menjadi salah satu sumber kebutuhan pesantren mengalami kekeringan.
Akibat keterbatasan air, sejumlah santri terpaksa pulang sementara ke rumah masing-masing. Sementara santri yang masih bertahan di lingkungan pesantren harus bolak-balik ke rumah hanya untuk mandi dan mengambil air wudu. Kondisi ini tentu menjadi kendala tersendiri dan sedikit banyak mengganggu aktivitas serta proses belajar mengajar.
Namun, harapan dan kebahagiaan akhirnya hadir.
Pada Minggu, 8 November 2026, H. Roid Saputra, relawan Rumah Yatim, secara resmi menyerahterimakan hasil pembangunan pengeboran sumur air bersih beserta fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) untuk Pondok Pesantren Al UM. Bantuan tersebut merupakan kolaborasi Permata Bank Syariah, Amaliah Astra, dan Lembaga Amil Zakat Nasional Rumah Yatim.
Penyerahan bantuan diterima langsung oleh Ustaz Rahmat selaku pengasuh Pondok Pesantren Al UM, serta disaksikan para santri dan perwakilan masyarakat di lingkungan sekitar pesantren.
Menurut keterangan H. Roid Saputra, pembangunan sumur bor dan fasilitas MCK tersebut merupakan wujud kepedulian serta kolaborasi kemanusiaan antara Permata Bank Syariah, Amaliah Astra, dan Rumah Yatim untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih bagi para santri maupun masyarakat sekitar.
Ia berharap keberadaan fasilitas tersebut dapat memberikan manfaat jangka panjang, sehingga para santri tidak lagi mengalami kesulitan mendapatkan air bersih dan dapat menjalankan aktivitas pendidikan, ibadah, serta kehidupan sehari-hari dengan lebih nyaman.
Ustaz Rahmat, selaku pengasuh Pondok Pesantren Al UM, menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada Permata Bank Syariah, Amaliah Astra, Rumah Yatim, serta seluruh donatur yang telah menghadirkan harapan baru bagi pesantren yang diasuhnya.
“Terima kasih yang tak terhingga kepada semua pihak yang telah membantu dan memberikan perhatian kepada Pondok Pesantren Al UM. Bantuan ini sangat berarti bagi kami, khususnya dalam menghadapi kesulitan air bersih selama kemarau panjang. Semoga segala kebaikan dan kepedulian ini mendapatkan balasan pahala dari Allah Subhanahu wa Ta’ala,” ungkapnya.
Kebahagiaan juga dirasakan Janu, salah seorang santri Pondok Pesantren Al UM. Ia menceritakan bahwa sebelum adanya pembangunan sumur bor, dirinya bersama teman-teman santri lainnya harus menghadapi kesulitan mendapatkan air bersih. Kondisi penampungan air pesantren yang kering membuat kebutuhan mandi dan berwudu menjadi persoalan sehari-hari.
Bahkan, tidak sedikit teman-temannya yang terpaksa pulang sementara waktu karena sulitnya memperoleh air untuk kebutuhan dasar.
“Alhamdulillah, sekarang kami merasa bahagia. Dengan adanya bantuan sumur bor dan MCK ini, kami tidak lagi terlalu kesulitan untuk mandi dan berwudu. Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu menghadirkan sumber air bersih bagi kami,” tutur Janu.
Di balik rasa bahagia tersebut, Janu juga menyampaikan harapan lain. Menurutnya, kondisi tempat tinggal atau kobong santri saat ini masih membutuhkan perhatian. Keterbatasan ruangan membuat para santri harus tidur berdesakan karena hanya tersedia satu kamar, sementara sebagian santri lainnya terpaksa tidur di luar.
“Kami juga berharap ada donatur yang berkenan membantu pembangunan kobong agar kami bisa memiliki tempat istirahat yang lebih layak. Semoga masih ada pihak-pihak yang peduli dan mau membantu pesantren kami,” harapnya.
Reporter : Eri Piatna






