Bungas Banten, PANDEGLANG – Aliyudin Ketua DPD Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten, mengatakan bahwa kondisi petani sawit di wilayah kabupaten Pandeglang saat ini kesulitan menjual buah kelapa sawit.
“ Petani sawit di kabupaten Pandeglang harus menjual buah sawitnya menyeberangi pulau yakni di bawa ke Sumatera, lantaran di Banten hanya ada dua unit pabrik Kelapa sawit.”  Itupun membatasi jumlah pembelian, ” kata Aliyudin pada Bungas Banten, Selasa (14/1/2025)
Lanjut Aliyudin “ saat ini di Banten perlu ada tambahan Pabrik Kelapa Sawit lagi  untuk lahan di wilayah Gunungkencana, Kabupaten Lebak.
Pabrik Kelapa Sawit ini “ sangat dibutuhkan petani, mengingat hasil panen mereka dihargai murah oleh pabrik sawit PTPN VIII dan PT GAL.
“Pabrik sawit PTPN VIII sudah berusia tua kerapkali rusak.” Sementara, pabrik PT GAL mendapatkan pasokan buah dari kebun sendiri, Juga jika kelapa sawit akan di kirim ke Pabrik sawit PTPN VIII , kondisinya sangat antri ” Keluhnya
“ Luas perkebunan sawit petani di kabupaten Pandeglang dan kabupaten Lebak ribuan hektare “ Sehingga membutuhkan pabrik sendiri, supaya hasil panen mereka dapat diserap dan menerima harga lebih baik.”Pungkas Aliyudin Ketua DPD Asosiasi Petani Apkasindo Kabupaten Pandeglang
REPORTER : RED







