Empat Bulan Dilanda Kekeringan, Koramil Cikeusik Bersama BPBD-PK Salurkan 16.000 Liter Air Bersih untuk Warga Leuwigede

Pandeglang26 Dilihat
Example 1500x60

Bungas Banten, PANDEGLANG – Kemarau panjang yang melanda wilayah Kabupaten Pandeglang, khususnya Kecamatan Cikeusik, masih dirasakan masyarakat hingga Jumat, 2 Oktober 2026. Selama kurang lebih empat bulan mengalami kekeringan, sejumlah warga mulai kesulitan mendapatkan sumber air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Kondisi tersebut dirasakan warga Kampung Leuwigede, Desa Sumur Batu, Kecamatan Cikeusik. Keterbatasan sumber air membuat masyarakat terpaksa memanfaatkan air yang kondisinya kurang layak untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.

Melihat kondisi tersebut, Koramil 0116/Cikeusik Kodim 0601/Pandeglang bersama BPBD-PK Kabupaten Pandeglang kembali hadir menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 16.000 liter kepada warga Kampung Leuwigede.

Penyaluran bantuan dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan KSB Desa Sumur Batu, Polsek Cikeusik, serta MWCNU Cikeusik. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Danramil 0116/Cikeusik Kapten Inf Purgiarto.

Kapten Inf Purgiarto mengatakan, kondisi krisis air bersih di wilayah Kecamatan Cikeusik hingga saat ini masih menjadi perhatian bersama.

“Untuk Kecamatan Cikeusik sampai saat ini masih mengalami krisis air bersih. Alhamdulillah, hari ini kami bersama-sama bisa menyalurkan bantuan air bersih kepada warga Kampung Leuwigede sebanyak 16.000 liter. Semoga bantuan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Kapten Inf Purgiarto.

Danramil juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan tersebut, khususnya BPBD-PK Kabupaten Pandeglang, Polsek Cikeusik, KSB Desa Sumur Batu, dan MWCNU Cikeusik.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada BPBD-PK Kabupaten Pandeglang yang telah mendukung kegiatan penyaluran bantuan air bersih. Terima kasih juga kepada Polsek Cikeusik, KSB, serta MWCNU Cikeusik yang bersama-sama mendukung kegiatan ini,” katanya.

Menurutnya, penanganan krisis air bersih tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Karena itu, koordinasi dengan pemerintah, unsur TNI-Polri, organisasi masyarakat, relawan, maupun pihak lainnya akan terus dilakukan agar kebutuhan dasar masyarakat, khususnya air bersih, dapat terpenuhi.

“Kita akan terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait agar masyarakat bisa mendapatkan air bersih,” tegasnya.

Sementara itu, Masri, salah seorang warga Kampung Leuwigede, mengungkapkan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan.

Ia mengatakan, selama kekeringan masyarakat Kampung Leuwigede menghadapi kesulitan mendapatkan sumber air. Kondisi tersebut membuat warga terpaksa menggunakan air yang kurang layak karena tidak memiliki banyak pilihan.

“Masyarakat Kampung Leuwigede harus menggunakan air yang kurang layak karena memang sumber air saat ini sangat sulit didapat. Kami terpaksa menggunakan air tersebut untuk kebutuhan sehari-hari,” ungkap Masri.

Menurutnya, kedatangan bantuan air bersih menjadi kabar yang sangat melegakan bagi warga.

“Alhamdulillah, dengan adanya bantuan ini kami merasa lega. Terima kasih kepada semua pihak yang telah menyalurkan dan membantu air bersih untuk warga Kampung Leuwigede,” ucapnya.

(Eri Piatna)