Bungas Banten, PANDEGLANG – Kabar duka menyelimuti keluarga besar Kebudayaan Seni Silat dan Tari Tjimande Tarikolot Kebon Djeruk Hilir (Kesti TTKKDH).
Salah satu kasepuhan yang dihormati, Abah Kasan, warga Kampung Mendot Girang, Desa Wanagiri Kecamatan saketi, Kabupaten Pandeglang, Propinsi Banten, telah wafat pada Selasa, 31 Maret 2026, di usia 60 tahun.
Kepergian almarhum membawa duka mendalam bagi keluarga, kerabat, serta seluruh anggota Kesti TTKKDH, khususnya di wilayah Kecamatan Saketi.
Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kecamatan Saketi, Kang Endik, menyampaikan rasa kehilangan yang begitu besar atas wafatnya sosok yang selama ini dikenal sebagai panutan dan pembimbing.
βSaya pribadi sangat merasa kehilangan. Namun bukan hanya saya saja, saya yakin seluruh anggota Kebudayaan Seni Silat dan Tari Tjimande Tarikolot Kebon Djeruk Hilir (Kesti TTKKDH) Kecamatan Saketi juga merasakan hal yang sama,β ungkap Kang Endik.
Menurutnya, Abah Kasan merupakan salah satu kasepuhan yang memiliki peran penting dalam menjaga dan melestarikan seni budaya pencak silat, serta memberikan banyak nasihat dan teladan kepada generasi muda.
βBeliau adalah guru sekaligus orang tua bagi kami semua.
Dedikasi dan perjuangannya dalam melestarikan budaya akan selalu kami kenang,β tambahnya.
Keluarga besar Kesti TTKKDH Kecamatan Saketi turut mendoakan agar almarhum husnul khotimah, diampuni segala dosa-dosanya, serta ditempatkan di tempat terbaik di sisi Allah SWT. Mereka juga berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi musibah ini.
REPORTER:SS MUNANDAR (ABI)







