Ketua Koordinator APB Banten Selatan Soroti Banyaknya Kebakaran Hutan di Wilayah Selatan, Minta Masyarakat Waspada

Pandeglang16 Dilihat
Example 1500x60

Bungas Banten, PANDEGLANG – Maraknya peristiwa kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah selatan Banten dalam beberapa pekan terakhir, mendapat sorotan serius dari Ketua Koordinator Aliansi Peduli Bangsa (APB) Banten Selatan.

Ketua Koordinator APB Banten Selatan, Adi Suardi Yuliana, menyampaikan rasa keprihatinan mendalam atas kondisi tersebut. Menurutnya, kebakaran hutan yang terus berulang di wilayah selatan harus menjadi perhatian serius dan tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah.

“Kondisi ini perlu menjadi perhatian kita bersama, karena kebakaran hutan dapat berdampak sangat luas terhadap kelestarian lingkungan, kualitas udara, kesehatan, serta kehidupan dan mata pencaharian masyarakat di sekitar kawasan terdampak,” ungkapnya.

Adi menjelaskan, kawasan hutan di wilayah selatan Banten yang meliputi Kecamatan Cikeusik, Munjul, Angsana, Panimbang hingga Cibaliung merupakan paru-paru dunia dan penyangga kehidupan. Jika terus terbakar, maka akan terjadi kerusakan ekosistem, longsor saat musim hujan, serta kabut asap yang mengganggu aktivitas warga.

“Saya sangat menyayangkan masih terjadinya kebakaran hutan di wilayah selatan Banten. Padahal kita sudah sering ingatkan. Kami dari APB Banten Selatan mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran, seperti membakar sampah sembarangan di dekat hutan atau membuang puntung rokok,” ujar Adi Suardi Yuliana, Kamis (08/10/2026).

Selain mengajak masyarakat menjaga lingkungan, ia juga meminta kepada seluruh warga untuk proaktif dan segera melaporkan kepada pihak terkait, seperti BPBD, Manggala Agni, TNI-Polri, maupun pemerintah desa setempat apabila menemukan titik api atau indikasi awal kebakaran hutan agar dapat ditangani sedini mungkin sebelum meluas.

Ia juga berharap pemerintah daerah, aparat terkait, dan seluruh elemen masyarakat dapat meningkatkan kewaspadaan serta memperkuat upaya pencegahan kebakaran hutan secara bersama-sama, dengan melakukan patroli rutin dan sosialisasi kepada masyarakat.

“Hutan merupakan aset bersama yang harus kita jaga untuk anak cucu kita. Pencegahan kebakaran bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan kepedulian dan kesadaran dari seluruh lapisan masyarakat,” pungkasnya.

(HJ)