Kompetisi Sepak Bola Putri U 15 dan U 18 Siap Digelar di Bandung

Example 1500x60

Bungas Banten, JAWA BARAT – Sebanyak 10 tim U-15 dan 8 tim U-18 akan mengikuti kompetisi sepak bola putri Hydroplus Soccer League 2025 Regional Bandung yang digelar mulai 12 Oktober 2025.

Pertandingan kompetisi sepak bola putri Hydroplus Soccer League 2025 regional Bandung dijadwalkan akan digelar Lapangan Infini Soegiri Pudsikpom Cimahi, Provinsi Jawa Barat

Example 1500x60
Example 1500x60

Selain Bandung, kompetisi sepak bola putri tingkat nasional ini berlangsung di empat kota besar, yakni Jakarta, Surabaya, dan Kudus.

Turnamen yang menggunakan sistem kompetisi penuh ini diikuti oleh 90 tim yang berasal dari berbagai sekolah sepak bola, akademi, dan klub.

Sebelumnya, rangkaian pertandingan kompetisi sepak bola putri ini sudah dimulai di Jakarta pada 4 Oktober 2025 dan berlanjut hingga 31 Mei 2026.

Direktur Program Hydroplus Soccer League, Teddy Tjahjono, menegaskan bahwa Bakti Olahraga Djarum Foundation—yang menjadi kolaborator utama dalam kompetisi ini—telah menyiapkan peta jalan pengembangan ekosistem sepak bola putri di Indonesia.

Sebelum kompetisi ini, pihaknya sudah lebih dulu menyelenggarakan sejumlah turnamen usia muda, di antaranya MilkLife Soccer Challenge untuk kelompok usia U-8, U-10, dan U-12 serta Hydroplus Piala Pertiwi untuk kategori U-14 dan U-16.

Hydroplus Soccer League sendiri menjadi jembatan bagi para pemain muda untuk naik ke level kompetitif yang lebih tinggi dan menyiapkan diri menuju karier professional

Selain itu, diharapkan kompetisi ini dapat memperkuat fondasi pembinaan sepak bola putri di Tanah Air. Ajang ini juga menjadi langkah awal menuju hadirnya liga profesional sepak bola putri yang ditargetkan PSSI pada tahun 2027.

“Kami sedang membangun ekosistem pembinaan sepak bola putri yang berkesinambungan. Hydroplus Soccer League merupakan lanjutan dari program yang telah kami jalankan melalui MilkLife Soccer Challenge dan Piala Pertiwi,” kata Teddy.

“Dengan adanya liga ini, para pesepak bola putri memiliki wadah untuk terus berlatih dan berkompetisi di jenjang berikutnya,” ujar Teddy.

Sementara itu, pelatih Akademi Persib Putri, Vicry Aries Nugraha, menyebut baik digelarnya Hydroplus Soccer League, karena menjadi salah satu barometer bagi perkembangan sepak bola putri Indonesia.

 Dengan adanya liga ini, anak-anak punya tujuan dan semangat baru. Sebelumnya mereka hanya latihan tanpa kompetisi resmi. Sekarang ada wadah untuk menunjukkan kemampuan dan mengasah mental bertanding,” ujar Vicry.

Lebih lanjut Vicry menuturkan, kompetisi sepak bola putri ini diharapkan bisa berkelanjutan untuk mencetak pesepakbola putri Indonesia di masa depan.

“Ketika kompetisi berjalan rutin, peningkatan pemain terlihat lebih jelas dibandingkan dengan turnamen tidak resmi. Karena itu, penting sekali ada kejelasan agenda kompetisi tiap tahun agar semangat mereka tetap terjaga,” ucapnya.

“Kalau agendanya pasti, motivasi pemain juga meningkat, dan masyarakat pun bisa kembali menaruh perhatian pada sepak bola putri. Dari situ, kita bisa melahirkan lebih banyak pemain berkualitas,” ungkapnya.

Hal serupa disampaikan juga oleh pelatih Goal Aksis, Oktaviani Prameswari, menurutnya kehadiran kompetisi ini sangat bagus dan menjadi wadah bagi pesepakbola putri untuk menunjukkan kualitasnya.

“Saya senang sekali karena ini liga pertama untuk putri setelah terakhir kali ada Liga 1 pada 2019. Sekarang ada lagi, bahkan untuk usia muda seperti U-14, U-15, dan U-18,” ungkapnya.

“Harapannya, kompetisi ini terus digelar setiap tahun agar pembinaan bisa berkesinambungan dan semakin banyak talenta dari berbagai daerah yang muncul,” pungkasnya.

REPORTER : NINING

Example 1500x60
Example 1500x60
Example 1500x60