Bungas Banten, PANDEGLANG – Kritik terhadap proyek revitalisasi Situ Cikedal di Kecamatan Cikedal, Kabupaten Pandeglang, terus menguat. Proyek yang menelan anggaran Rp9,4 miliar dari APBD Provinsi Banten itu dinilai tidak sejalan dengan kebutuhan mendesak masyarakat terus meluas.
Kali ini Kritik disampaikan Dewan Pengurus Cabang Badan Pembinaan Potensi Keluarga Besar Banten (BPPKB) DPC Pandeglang. Ahmad Hotib, mengatakan Pemerintah Provinsi Banten harusnya memprioritaskan anggaran untuk infrastruktur dasar warga, bukan menganggarkan miliaran hanya untuk hal – hal yang dampaknya tidak berpengaruh besar pada kemajuan warga Pandeglang. Apa lagi pihaknya menduga proyek tersebut dibuat untuk kepentingan pribadi salah seorang pejabat Pemprov Banten.
“Saya belum bisa sebut pejabatnya siapa , tapi kami dari warga Pandeglang berharap Pemerintah Banten harusnya fokus pada kebutuhan warga Pandeglang, seperti infrastruktur jalan, sekolah, dan layanan kesehatan. Jangan sampai anggaran besar tidak memberikan dampak besar bagi masyarakat Pandeglang,” ujar Ahmad Hotib kepada wartawan, Jumat (24/7/2026).
Lebih lanjut ia menyoroti adanya dua dugaan terkait proyek tersebut. Pertama, BPPKB menduga ada kepentingan pribadi di balik proyek tersebut karena kalau melihat kebutuhan warga Pandeglang lebih membutuhkan jalan karena masih banyak yang rusak. ia menduga ada kepentingan pribadi dalam proyek ini, karena setahu situ yang dulunya milik Sumber Daya Air Provinsi Banten sekarang sudah beralih menjadi milik pribadi oknum pejabat Pemprov yang sudah dipagar dan sekarang sudah tidak bebas digunakan masyarakat lagi seperti dahulu.
“Yang Kedua kekhawatiran komersialisasi jika situ dijadikan destinasi wisata. Kalau dijadikan tempat wisata nantinya khawatir malah dikomersilkan sehingga menjadi ajang bisnis dan kepentingan pribadi. oleh karena itu kami berharap Gubernur Banten bisa lebih jeli memahami keinginan warga bukan hanya proyek terus menguntungkan pribadi,” terangnya.
Hotib menyinggung kondisi jalan di wilayahnya yang masih banyak rusak. Ia menilai anggaran Rp9,4miliar akan lebih bermanfaat jika dialokasikan untuk perbaikan infrastruktur jalan dan dampaknya akan sangat luas bagi semua warga.
“Harusnya pak Gubernur Banten bisa melihat kebutuhan warga. Masih banyak jalan rusak khususnya di Kecamatan Cikedal, yang dinantikan oleh masyarakat. Daripada digunakan untuk proyek tersebut, mending digunakan untuk jalan yang jelas bermanfaat bagi masyarakat,” tegasnya.
Sebelumnya diberitakan sejumlah aktivis Pandeglang mengkritik adanya proyek revitalisasi situ Cikedal yang terkesan bukan untuk kebutuhan warga, dan mengenyampingkan kebutuhan masyarakat luas.
REPORTER: AGUS LANI







