Bungas Banten PANDEGLANG – Dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan berbasis masyarakat dan meningkatkan produktivitas pertanian lokal, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Mathla’ul Anwar (UNMA) Banten kelompok 7, bersama Rumah Zakat, menggelar kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat pada hari Rabu (6 Agustus 2025 )
Dengan tema “Workshop Pembuatan dan Penggunaan Pupuk Organik Cair (POC) dan Pupuk Organik Padat (POP) untuk Meningkatkan Kualitas Tanah dan Hasil Pertanian bagi Kelompok Tani Desa Angsana.”
” Kegiatan ini berlangsung di lahan pertanian Desa Angsana, Kecamatan Angsana, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten ” dan melibatkan seluruh Kelompok Tani se-Desa Angsana.
” Turut hadir dalam kegiatan ini unsur Forkopimkec (Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan) yaitu Camat Angsana, Babinsa, Kapolsek, serta Dosen Pendamping Mahasiswa UNMA, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Angsana, Bidang Kesehatan Kerja (Bidkor) Puskesmas Angsana, serta dua orang perwakilan dari masing-masing kelompok tani desa.
Materi pelatihan dibagi ke dalam dua sesi utama :
- Pertama, pemaparan dari Puskesmas Angsana yang disampaikan oleh Bapak Agustiar mengenai pentingnya aspek Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) dalam aktivitas pertanian
- Kedua, sesi berbagi pengalaman dari Rumah Zakat yang membahas praktik terbaik dan kisah sukses kelompok tani binaan dalam pengelolaan pupuk organik berbasis sumber daya lokal.
” Kegiatan ini tidak hanya memperkuat kapasitas petani dalam pembuatan dan pemanfaatan pupuk organik, akan tetapi juga memperkuat kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah, dan lembaga sosial dalam mendukung pembangunan desa berkelanjutan.
“Dengan pelatihan ini, kami berharap para petani bisa lebih mandiri dalam mengelola lahan mereka secara organik, mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia, dan tentu saja meningkatkan hasil panen,” Ujar salah satu perwakilan mahasiswa KKN UNMA.
” Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen UNMA Banten dan Rumah Zakat ” dalam mendorong pengabdian nyata kepada masyarakat, terutama dalam sektor pertanian yang menjadi tulang punggung perekonomian desa.
REPORTER : HJ






