Bungas Banten, PANDEGLANG – Proyek pembangunan Pusat Pembantu (Pustu) Kesehatan di Desa Curugciung, Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten “ di soal warga setempat.
“Pembangunan Pustu di Desa Curugciung ini sudah berlangsung sekitar beberapa bulan lamanya.” Akan tetapi hingga saat ini pembangunan belum juga selesai.” Padahal, pembangunan Pustu di wilayah desa lain sudah pada rampung dan bisa dimanfa’atkan warga,” Jelas warga desa Curugciung insial DM, pada Bungas Banten, Minggu (17/11/2024)
“ Akibat dengan dugaan mangkraknya pembangunan Pustu tersebut “ Maka berdampak terhadap pelayanan kesehatan.”  Sehingga pelaksanaan pelayanan kesehatanpun sudah tentu menjadi tidak maksimal.
“Selain itu, apabila ada warga desa Curugciung yang mengalami sakit, mereka terpaksa harus datang ke Puskesmas Cikeusik, yang tentunya harus menempuh jarak cukup jauh.
“ Selian itu DM “ mengatakan bahwa soal pekerja tukang (Hak Orang Kerja –red) belum di bayar dan perusahaan tidak membayar ke pedagang nasi untuk pekerja bangunan “ Pungkas DM
“ Pantauan Bungas Banten di lokasi “ bahwa proyek tersebut berdasarkan Papan Infomasi Proyek ( PIP ) adalah dari Pemerintah Kabupaten Pandeglang, melalui Dinas Kesehatan dengan Surat Perintah Kerja (SPK) nomor kontrak : 026/02.2.01/PK/DINKES/2024 “ Program : Pemenuhan Upaya Kesehatan Perorangan dan Upaya Kesehatan Masyarakat,   Kegiatan : Penyediaan fasilitas kesehatan untuk UKM dan UKP kewenangan daerah kabupaten/kota
Pekerjaan : Rehabilitasi Pustu Curugciung Puskesmas Cikeusik dengan nilai kontrak Rp 199.300.000,- (Seratus sembilan puluh sembilan juta tiga ratus ribu rupiah) Sumber dana DAU DPA-SKPD No 903/kep.01/PPKD/2024
Tanggal 08 Januari 2024 tahun anggaran 2024 “ Jangka waktu pelaksanaan 60 (hari) kalender “ Melalui penyedia CV.Karya Bersama
“ Akan tetapi sangat menyayangkan pada saat akan konfirmasi pelaksanan pembangunan Pustu tersebut, tidak ada satupun pekerja juga pelaksana di proyek tersebut
REPORTER : ADI.SY / UDIN. JHÂ Â







