Bungas Banten, KOTA SERANG – Penyediaan air irigasi bagi tanaman padi menjadi sala satu kunci yang mendukung peningkatan produksi pangan. ” Terjaminnya penyediaan air irigasi bisa diupayakan melalui peran Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A).
P3A mengelola atau memelihara jaringan irigasi tersier dan mencari solusi secara lebih mandiri terhadap persoalan-persoalan menyangkut air irigasi yang muncul di tingkat usaha tani.
Pentingnya peran P3A disebutkan dalam Undang-undang (UU) Nomor 7 Tahun 2004. Di mana petani diberi wewenang dan tanggung jawab pemeliharaan di tingkat usaha tani. ” Adapun pentingnya penguatan atau pemberdayaan petani pemakai air juga tertulis dalam regulasi khusus yaitu Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 38 Tahun 2007 yang mengamanatkan pembinaan dan pemberdayaan P3A menjadi tanggung jawab instansi pemerintah daerah yang membidangi ketahanan pangan.
Oleh karena itu peran P3A tentu sangat dibutuhkan oleh masyarakat yang notabene adalah sebagai petani.
” Sala satunya adalah kelompok P3A Sri Jaya Mekar kelurahan Kasemen kecamatan Kasemen kota Serang provinsi Banten ” yang diketuai oleh Ubay. ” Keberadaannya dalam mendukung peningkatan ketahanan pangan masyarakat dengan cara membenahi saluran irigasi pengairan sangat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.
“ Kita ini kan memang petani, jadi sudah pasti tujuan utama kita adalah ketahanan pangan dengan meningkatkan hasil panen. Dengan terkendalinya pengairan sesuai kebutuhan tentu bisa meningkatkan hasil panennya nanti, karena kan gak terus menerus harus di airi sawah itu. ” Ada masanya cukup sedikit air, kalo banjir terus ya salah, kering terus juga gagal, jadi peran P3A itu sangat di butuhkan.” Jelas Ubay kepada Bungas Banten di lokasi pekerjaan, Selasa (1/10/2024)
Dikatakan Ubay, bahwa dirinya saat ini sedang melaksanakan pembangunan sarana irigasi melalui dana APBN tahun anggaran 2024 dengan nilai Rp 195.000.000 (Seratus sembilan puluh lima juta rupiah). Pada pengerjaannya Ubay mengutamakan pemberdayaan kelompok tani dan warga sekitar.
“Adapun beberapa bukan dari kelompok tani, karena memang mereka tukang (Tenaga ahli pasang-red). Ujar Ubay menegaskan
Dilaksanakan dibawah naungan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Dirjen Sumber daya air (SDA) Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau Ciujung Cidurian (BBWSC3), Ubay berharap ke depan hasil pertanian (padi-red) di wilayahnya dapat meningkat.
“Harapan saya, dibawah naungan Balai Besar proyek P3A-TGAI ini nantinya dapat meningkatkan hasil panen di wilayah kita. Pungkasnya
REPORTER : TUBAGUS ZAKARIA







