Bungas Banten, PANDEGLANG – Dalam suasana religius dan penuh kekeluargaan, masyarakat Kampung Citeureup, Desa Rocek, Kecamatan Cimanuk, Kabupaten Pandeglang, Banten, menggelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus Haul Pertama almarhumah Wiwin Rodiah binti Rusmani beserta keluarga almarhum/almarhumah, Rabu, 19 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut menjadi momentum reflektif untuk memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus mendoakan orang-orang tercinta yang telah lebih dahulu berpulang ke hadirat Allah SWT.
Acara berlangsung dengan penuh kekhusyukan dan diikuti oleh masyarakat dari Kampung Citeureup Landeuh dan Citeureup Girang.
Hadir dalam kegiatan tersebut para ustaz, kiyai, kasepuhan, Ketua RT/RW setempat, masyarakat, serta para tamu undangan lainnya.
Kehadiran berbagai unsur masyarakat memperlihatkan kuatnya semangat silaturahmi dan kebersamaan dalam menjaga tradisi keagamaan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan dari perwakilan keluarga, yang menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh tamu undangan dan masyarakat yang telah hadir serta turut mendoakan almarhumah Wiwin Rodiah binti Rusmani dan keluarga almarhum/almarhumah.
Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan silsilah dan Yasinan sebagai bagian dari rangkaian doa bersama. Suasana semakin khidmat ketika jamaah bersama-sama memanjatkan doa untuk keluarga yang telah meninggal dunia, sekaligus memohon keberkahan dan keselamatan bagi keluarga yang masih diberikan kesempatan menjalani kehidupan.
Selanjutnya, lantunan ayat suci Al-Qur’an dibawakan oleh Qori Ustaz Bedi Ubaidillah. Tilawah Al-Qur’an tersebut memberikan nuansa spiritual yang mendalam dan mengantarkan para jamaah untuk mengikuti rangkaian acara dengan penuh kekhusyukan.
Puncak kegiatan diisi dengan tausiyah keagamaan yang disampaikan oleh Ustaz Umar Ghozali (Kitimba) dari Cinyurup, Kecamatan Cadasari. Dalam tausiyahnya, beliau mengangkat tema tentang sedekah atau sodaqoh, sebagai salah satu bentuk amal kebajikan yang memiliki nilai sosial dan spiritual.
Pesan mengenai sodaqoh menjadi relevan dalam kehidupan bermasyarakat karena sedekah tidak hanya dimaknai sebagai pemberian materi, tetapi juga sebagai wujud kepedulian, keikhlasan, dan solidaritas terhadap sesama.
Semangat berbagi diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW juga menjadi momentum untuk mengambil keteladanan dari kehidupan Rasulullah SAW, khususnya dalam hal kepedulian, kasih sayang, kejujuran, serta kepedulian terhadap sesama.
Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara itu, Haul Pertama almarhumah Wiwin Rodiah binti Rusmani beserta keluarga almarhum/almarhumah menjadi bentuk penghormatan dan kasih sayang keluarga melalui doa bersama.
Tradisi haul juga menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi sekaligus mengingatkan bahwa kehidupan manusia memiliki batas waktu, sehingga setiap kesempatan hendaknya diisi dengan amal kebajikan.
Secara keseluruhan, kegiatan berlangsung dengan tertib, khidmat, dan penuh nuansa kekeluargaan. Momentum tersebut diharapkan mampu memperkokoh ukhuwah Islamiyah, meningkatkan semangat bersedekah, serta menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk terus menjaga tradisi keagamaan dan kepedulian sosial di lingkungan Kampung Citeureup.
REPORTER:SS MUNANDAR (ABI)







