Pohon Tumbang Lumpuhkan Ruas Rangkasbitung–Pandeglang, Kemacetan Mengular hingga Kilometer

Lebak24 Dilihat
Example 1500x60

Bungas Banten, LEBAK – Sebuah pohon berukuran besar tumbang di ruas Jalan Rangkasbitung–Pandeglang, tepatnya di Kampung Tajur, Kabupaten Lebak, Selasa (6/10/2026) sekitar pukul 16.45 WIB.

Peristiwa yang terjadi saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut membuat batang dan dahan pohon menutup badan jalan secara total. Akibatnya, akses kendaraan roda dua maupun roda empat dari kedua arah sempat lumpuh dan memicu kemacetan panjang hingga beberapa kilometer, baik dari arah Rangkasbitung menuju Pandeglang maupun sebaliknya.

Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak bersama personel PLN, warga sekitar, serta dibantu Satuan Lalu Lintas Polres Lebak langsung melakukan penanganan di lokasi. Pohon yang berukuran besar tersebut dipotong menjadi beberapa bagian untuk membuka kembali akses jalan dan mengurai antrean kendaraan.

Sekretaris BPBD Kabupaten Lebak, Feby Rizki Pratama, mengatakan pihaknya menerima laporan mengenai pohon tumbang tersebut dan segera mengerahkan personel ke lokasi.

“Kami menerima laporan ada pohon tumbang di jalan Rangkasbitung–Pandeglang. Tim dari BPBD Lebak langsung terjun ke lokasi sekitar pukul 16.55 WIB,” ujar Feby saat dikonfirmasi media BungasBanten.com.

Menurutnya, pohon tumbang diduga terjadi akibat hujan deras. Kondisi pohon yang sudah cukup tua juga menjadi salah satu faktor yang perlu mendapat perhatian, terlebih saat memasuki periode pancaroba.

“Pohon tumbang akibat hujan deras dan pohonnya terlihat sudah tua. Penanganannya berlangsung lebih dari satu jam karena pohonnya begitu besar. Alhamdulillah tidak ada korban yang tertimpa pohon dan ruas jalan sudah bisa dilalui kembali,” katanya.

Feby menjelaskan, secara kewenangan penanganan pohon di ruang publik berada pada instansi terkait, termasuk Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Namun, BPBD tetap melakukan langkah respons cepat ketika terdapat kondisi yang berpotensi mengganggu keselamatan masyarakat maupun kelancaran lalu lintas.

Ia menyebut, upaya perawatan dan penanganan terhadap pohon-pohon yang dinilai rawan sebelumnya juga telah dilakukan, khususnya di kawasan dalam Kota Rangkasbitung dan sejumlah titik yang menjadi jalur aktivitas masyarakat.

Memasuki musim pancaroba pada Oktober hingga November, BPBD Lebak mengingatkan masyarakat dan pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika hujan deras disertai angin kencang.

Sejumlah ruas jalan yang perlu menjadi perhatian di antaranya jalur Rangkasbitung–Pandeglang, Rangkasbitung–Lebakgedong, serta Rangkasbitung–Gunungkencana, yang memiliki sejumlah titik dengan potensi pohon tumbang.

“Kami mengimbau kepada masyarakat, ketika hujan deras dan angin kencang agar selalu waspada dan jangan berteduh di bawah pohon,” pungkas Feby.

Peristiwa tersebut kembali menjadi pengingat bahwa kondisi pepohonan di sepanjang koridor jalan perlu mendapat perhatian secara berkala, terutama menjelang periode cuaca ekstrem, guna meminimalkan risiko terhadap keselamatan pengguna jalan sekaligus menjaga kelancaran arus transportasi.

(Indra)