Bungas Banten, PANDEGLANG – Proyek Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) di Desa Kutakarang, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten sumber anggaran dari Dana Desa (DD) tahun anggaran 2024, diduga kuat terbengkalai dan belum memberikan manfa’at nyata bagi masyarakat setempat.
” Hingga 21 Juni 2025, progres proyek tersebut masih mangkrak dan belum menunjukkan hasil yang bisa digunakan oleh masyarakat.
” Salah satu warga Desa Kutakarang, yang enggan disebutkan namanya, mengatakan bahwa proyek tersebut mulai dibangun pada tahun 2024, namun hingga kini belum rampung.” Bahkan, tempat penampungan air yang merupakan bagian vital dari proyek belum tersedia.
“Bangunan fisiknya belum selesai dan penampungan air juga tidak ada.” Kami masyarakat sangat kecewa karena air bersih ini sangat dibutuhkan, apalagi saat musim kemarau,” Ujarnya.
” Menanggapi hal itu, Irfan selaku mantan Tim Pelaksana Kegiatan (TPK), membenarkan bahwa proyek Pamsimas tersebut memang dibiayai dari Dana Desa tahun 2024 dan telah diperiksa oleh Inspektorat Kabupaten Pandeglang.
“Memang ada temuan dari Inspektorat. ” Dana sekitar tiga juta rupiah tidak terserap, dan pihak Inspektorat menyarankan agar dana itu dialihkan untuk pembuatan sumur gali,” Ungkap Irfan.” Belum lama ini
” Ia menambahkan bahwa dirinya hanya bertugas dalam hal pengadaan barang. “Pekerjaan teknisnya menjadi tanggung jawab tim pelaksana,” Tegasnya.
Dalam konfirmasi ulang yang dilakukan melalui sambungan telepon, Irfan juga menyampaikan bahwa pihaknya berencana segera melanjutkan pekerjaan yang belum selesai. “Kami akan segera memasang torn penampungan air dan viva perslonnya,” ujar Irfan.
” Sementara itu, pendamping desa yaitu Jona, yang dihubungi melalui sambungan telepon, turut membenarkan bahwa proyek Pamsimas di Kutakarang memang dibiayai dari Dana Desa tahun anggaran 2024.” Ia menegaskan bahwa seluruh pertanggungjawaban pelaksanaan proyek ada di tangan tim pelaksana.
” Mantan Kepala Desa Kutakarang Santana, yang menjabat saat proyek itu dimulai, juga memberikan penjelasan.
“Pekerjaan Pamsimas memang dikerjakan saat saya menjabat Kepala Desa Kutakarang.
Tapi sekarang saya sudah melakukan serah terima jabatan kepada Penjabat Kepala Desa yang baru, yaitu Udin. Termasuk anggarannya sudah saya serahkan kepada bendahara TPK. ” Jadi itu sudah menjadi urusan pejabat kepala desa yang baru,” Kilahnya.
” Camat Cibitung Muhaemin, saat dikonfirmasi, menyampaikan apresiasi atas informasi yang diterima dan menyatakan akan meninjau langsung kondisi proyek tersebut. “Saya ucapkan terima kasih atas informasinya.” Saya akan tinjau pekerjaan ini,” Terangnya
” Warga Desa Kutakarang berharap agar proyek ini segera diselesaikan, agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara langsung. ” Mereka juga meminta pemerintah lebih serius dalam pengawasan pelaksanaan pembangunan yang bersumber dari Dana Desa, serta mendorong peran aktif dari elemen sosial kontrol.
“Mohon kepada pemerintah agar proyek ini diselesaikan agar terasa manfa’atnya oleh warga. ” Dan kami juga berharap kepada sosial kontrol untuk terus melakukan pengawasan, agar pembangunan yang dianggarkan pemerintah melalui Dana Desa bisa berjalan lebih maksimal,” Kata salah satu warga.
” Sementara itu, salah satu Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) menyatakan akan segera menyampaikan laporan resmi kepada aparat penegak hukum, baik Polres maupun Kejaksaan Negeri (Kajari) Pandeglang, berdasarkan temuan mereka di lapangan.
REPORTER : TIM BB







