Rangka Baja 6 Ruang Kelas SDN Labuan 5 Diduga Tak Diganti, Bendahara P2SP: Saya Tidak Tahu Teknis !!!

Pandeglang30 Dilihat
Example 1500x60

Bungas Banten, PANDEGLANG – Miris Kegiatan revitalisasi sekolah di SDN Labuan 5, Kabupaten Pandeglang, menjadi sorotan. Pasalnya, rangka baja 6 ruang kelas diduga tidak diganti dan masih menggunakan material bekas yang sudah berkarat, diduga anggaran revitalisasi tersebut seharusnya untuk penggantian baru.

Berdasarkan pantauan di lokasi, kondisi rangka atap baja ringan tampak berkarat dan keropos seperti terlihat dalam foto. Padahal, dalam RAB, diduga material tersebut harusnya diganti dengan rangka baja baru.

 

Lucunya saat dikonfirmasi, Bendahara P2SP SDN Labuan 5, Ibu Ucu, mengaku tidak mengetahui teknis fisik maupun keuangan kegiatan tersebut.

“Saya tidak tahu teknis fisik dan keuangannya. Yang tahu itu operator, kepala sekolah dan konsultan,” ujar Ibu Ucu saat dikonfirmasi oleh YOGI JORDAN FIKIS selaku lembaga dari KPK Nusantara.

Diketahui, saat sebelum pergantian kepala sekolah yang baru kegiatan revitalisasi tersebut dilaksanakan oleh kepala sekolah PLT atas nama Faesal aqrobi S. Pd,. Kepala Sekolah yang menjabat sekarang adalah kepala sekolah baru syafarudin, S. Pd .Saat ini,Faesal aqrobi S. Pd. sudah pindah tugas di Sekolah lain yaitu Sdn Ciandur 2 Saketi Dan kepala sekolah yang baru syafarudin, S Pd. Tidak mengetahui teknis kegiatan revitalisasi tersebut karna masih dikerjakan oleh PLT terdahulu yaitu Faesal aqrobi S. Pd.

Kepala sekolah yang baru, beserta bendahara dan komite, mengaku tidak mengetahui secara detail teknis kegiatan dan pengelolaan anggaran tersebut, karena yang mengelola sepenuhnya adalah kepala sekolah lama.

Ibu Ucu menegaskan, pihak yang paling mengetahui detail kegiatan tersebut adalah Kepala Sekolah lama yaitu Faesal aqrobi S. Pd, operator atas nama Aji, dan pihak konsultan.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepala sekolah lama dan konsultan belum berhasil dikonfirmasi. Lembaga KPK Nusantara meminta Dinas Pendidikan Kabupaten Pandeglang untuk segera turun melakukan audit dan pemeriksaan fisik di SDN Labuan 5.

(HJ)