Soal Dugaan Pungli PKH dan BPNT di Pandeglang, APH Disinyalir Tutup Mata

Pandeglang, Utama263 Dilihat
Example 1500x60

Bungas Banten, PANDEGLANG – Program Bantuan sosial ( Bansos) berbentuk Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di wilayah kabupaten Pandeglang Provinsi Banten β€œ Pihak Aparat Penegak Hukum (APH) tidak melakukan tindakan apapun terkait dengan maraknya dugaan Pungli Bansos PKH dan BPNT di beberapa kecamatan di kabupaten Pandeglang β€œ Jelasnya

β€œ Terendus adanya dugaan Pungli pada Bansos PKH dan BPNT yang di salurkan oleh Pos Indonesia pada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sekalipun adanya Pungli β€œ APH seolah –olah tutup mata, tidak ada tindakan sama sekali β€œ Ungkap sejumlah warga yang enggan di sebut jati dirinya dari beberapa kecamatan, pada Bungas Banten β€œ Sabtu (11/1/2025)

Example 1500x60
Example 1500x60

β€œ Salah KPM PKH Sebut saja Bunga Nama Samaran, dari kecamatan Cibaliung β€œ menyampaikan bahwa dirinya mendapatkan dana PKH pada bulan Desember 2024 lalu, sesudah mengambil uang, Bahwa saya harus setor pada Pemerintahan desa sebesar 10 persen dari uang yang saya terima.

“Polemik program Bansos PKH dan BPNT di kabupaten Pandeglang ini β€œ sudah melewati ambang batas kewajaran tak hanya praktik Pungli yang dipertontonkan ditengah masyarakat, yang dilakukan oleh oknum ketua kelompok, kader posyandu dan perangkat desa yang tidak bisa dibiarkan dan sudah keterlaluan, sebagai contoh KPM yang tak lain adalah orang kurang mampu diminta uang oleh mereka sebesar Rp 100.000,- hingga Rp 500.000,-

β€œ Dari hal di atas kami meminta kepada APH agar memeriksa dan mengusut tuntas oknum-oknum yang tidak kapok-kapoknya mengulangi pemotongan atau pungutan Bansos PKH dan BPNT di kabupaten Pandeglang hanya untuk kepentingan pribadi dan golongan β€œ Maka dengan adanya dugaan Pungli Bansos PKH dan BPNT di Pandeglang APH disinyalir tutup mata

REPORTER : RED

Example 1500x60
Example 1500x60
Example 1500x60