Tanamkan Cinta Tanah Air, Kodim 0601/Pandeglang Gelar Wawasan Kebangsaan di SMPN 1 Pandeglang

Pandeglang17 Dilihat
Example 1500x60

Bungas Banten, PANDEGLANG – Dalam upaya menanamkan nilai-nilai cinta tanah air dan membentuk karakter generasi penerus bangsa, Kodim 0601/Pandeglang melaksanakan kegiatan Wawasan Kebangsaan dengan tema “Merawat Kebangsaan dan Menjaga Kehormatan Bersama” di SMPN 1 Pandeglang, Jalan Mayor Widagdo No. 1 Pandeglang, pada Senin, 28 September 2026.

Kegiatan yang penuh semangat kebangsaan ini diikuti oleh sekitar 300 orang peserta yang terdiri dari siswa-siswi SMPN 1 Pandeglang. Penanggung jawab kegiatan adalah Kepala Sekolah SMPN 1 Pandeglang, Ruli Pitnama S.Pd.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Kepala Sekolah SMPN 1 Pandeglang Ruli Pitnama, S.Pd., Danramil 0101/Pandeglang Kpt Inf Dedi Bonar Sirait, Babinsa Koramil 0101/Pandeglang Pelda Suparto, para dewan guru SMPN 1 Pandeglang, serta seluruh siswa-siswi SMPN 1 Pandeglang.

Susunan acara berlangsung tertib dan khidmat, dimulai dari pembukaan, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, penyampaian materi wawasan kebangsaan, sesi tanya jawab, doa bersama, dan penutup.

Materi wawasan kebangsaan disampaikan langsung oleh Danramil 0101/Pandeglang, Kapten Inf Dedi Bonar Sirait. Dalam paparannya, ia menjelaskan secara gamblang mengenai pentingnya wawasan kebangsaan bagi generasi muda.

Dedi menjelaskan bahwa wawasan kebangsaan merupakan cara pandang bangsa Indonesia dalam memahami diri dan lingkungannya dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan, berlandaskan Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Ia menekankan empat pilar utama yang harus dipegang teguh, yakni Pancasila sebagai dasar negara, UUD 1945 sebagai landasan hukum, Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan persatuan di tengah perbedaan, dan NKRI sebagai bentuk negara yang harus dijaga keutuhannya.

Menurutnya, siswa dapat ikut merawat kebangsaan melalui hal-hal sederhana, seperti menghormati guru dan sesama siswa, menghargai perbedaan suku, agama dan budaya, tidak melakukan perundungan (bullying), menjaga kerukunan dan tidak mudah terprovokasi, mengikuti upacara bendera dengan tertib, menjaga nama baik sekolah, menaati tata tertib, serta aktif dalam kegiatan positif dan gotong royong.

“Kehormatan bangsa tidak hanya dijaga oleh TNI dan Polri, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh warga negara, termasuk generasi muda,” tegas Kapten Dedi. Siswa dapat menjaga kehormatan dengan menunjukkan sikap disiplin, jujur, bertanggung jawab, santun serta menghormati orang lain.

Ia juga mengingatkan para pelajar untuk bijak dalam bermedia sosial, dengan tidak menyebarkan berita hoaks, tidak membuat ujaran kebencian, tidak melakukan penghinaan dan perundungan online, tidak mudah percaya terhadap provokasi, menjaga etika, serta menggunakan media sosial untuk kegiatan positif dan bermanfaat.

Dedi menegaskan bahwa pelajar adalah generasi penerus yang akan menentukan masa depan bangsa, sehingga harus memiliki semangat belajar, disiplin, berprestasi, dan cinta tanah air.

Ia juga mengingatkan adanya ancaman terhadap persatuan di kalangan generasi muda, seperti perundungan, tawuran, penyalahgunaan narkoba, intoleransi, penyebaran hoaks, ujaran kebencian, fanatisme berlebihan dan pengaruh negatif media sosial.

“Wawasan kebangsaan tidak cukup hanya dipahami, tetapi harus diterapkan melalui tindakan nyata, seperti menghormati perbedaan, membantu teman, menjaga kebersihan lingkungan, menaati aturan, belajar dengan sungguh-sungguh dan menjaga persatuan,” pungkasnya.

Kegiatan wawasan kebangsaan ini diharapkan mampu membentuk karakter siswa-siswi SMPN 1 Pandeglang menjadi generasi yang berakhlak mulia, berprestasi, dan memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi.

(Sonhaji)