Video Viral, Diduga Oknum Satgas Dispora Arogan dengan Pedagang di Stadion Maulana Yusuf

Peristiwa605 Dilihat
Example 1500x60

Bungas Banten, KOTA SERANG – Sebuah video yang beredar melalui aplikasi WhatsApp berdurasi 01:32, memperlihatkan dugaan ketegangan antara oknum Satuan tugas (Satgas) Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Serang dan pedagang kaki lima di kawasan kuliner Stadion Maulana Yusuf, Ciceri, Kota Serang-Banten. Rabu, (11/2/2026) malam

Dalam video tersebut, tampak seorang pria yang diduga satgas berbicara dengan nada tinggi dan arogan kepada seorang pedagang perempuan yang diketahui merupakan ibu-ibu itu terlihat masih mencoba menjawab dan menjelaskan sesuatu di tengah situasi yang memanas.

Example 1500x60
Example 1500x60

Pada video yang sama juga terlihat uang berserakan di bawah lapak dagangan. Namun, belum dapat dipastikan penyebab uang tersebut berada di lantai karena rekaman tidak menunjukkan secara jelas kronologi lengkap kejadian

Berdasarkan konfirmasi Bungas Banten via WhatsApp (WA), bahwa seorang pedagang perempuan tersebut adalah Omah (nama panggilan) dan ia mengungkapkan, bahwa benar tadi jelang magrib pada Rabu, (11/2/2026) sore telah terjadi ketegangan antara satgas dan para pedagang di kawasan stadion Maulana Yusuf

Ya benar, td jelang magrib pada Rabu, (11/2/2026) sore ada ketegangan bersifat arogan antara pedagang yang berada di stadion Maulana Yusuf, Ciceri, Kota Serang-Banten dengan Satgas dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Serang yang tak lain adalah Rendi

Kursi dan meja milik dagangan saya semuanya di acak-acak, dirusak bahkan dilempar ke selokan (got) termasuk uang pun berserakan karena arogansi nya oknum satgas. ungkapnya

Selian itu menurut Omah, mang Ewok salah satu pedagang warung kopi juga di tonjok (dipukul) dan dicekik (dipiting) termasuk meja dagangannya pun dirusak sampai pecah oleh oknum satgas dan sekarang informasinya sedang melakukan visum dan lapor ke polisi Polresta Serang Kota Polda Banten

Berharap agar oknum inisial R tidak mengulangi atas perbuatannya, ya harus jalur hukum serta berharap agar secepatnya diganti, karena para pengunjung juga pada takut. pungkasnya

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Satgas maupun dinas terkait video yang beredar tersebut.(*Red)

Example 1500x60
Example 1500x60
Example 1500x60