Bungas Banten, PANDEGLANG – Kekecewaan warga Kampung Saluyu, Desa Mekarsari, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pandeglang, Propinsi Banten. Senin 3 Agustus 2026. Sejumlah warga memasang baliho bertuliskan “Selamat Datang di Jalan Rusak” dengan foto Bupati dan Wakil Bupati Pandeglang yang matanya ditutup di sepanjang ruas jalan yang rusak parah.
Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes atas kondisi jalan di wilayah mereka yang bertahun-tahun tak kunjung diperbaiki.
Tedi, warga Mekarsari, menyayangkan sikap Pemerintah Kabupaten Pandeglang yang dinilainya tidak menjadikan perbaikan infrastruktur sebagai prioritas.
“Kami warga sangat berharap jalan harus menjadi skala prioritas agar aktivitas warga bisa lancar,” tegasnya.
Menurut Tedi, setiap kali warga menanyakan perbaikan jalan, jawabannya selalu sama: tidak ada anggaran. Ia juga menyoroti DPRD Pandeglang yang dianggap kurang peka terhadap kebutuhan mendesak warga di lapangan.
“Jalan ini tiap hari dilalui anak sekolah, petani, dan pedagang. Kalau hujan becek, kalau kemarau debunya luar biasa. Tapi sampai sekarang belum ada kepastian kapan diperbaiki,” ujarnya.
Baliho protes dengan gambar kepala daerah itu sengaja dipasang di titik paling rusak agar menjadi perhatian publik dan pemerintah. Warga berharap aksi simbolis ini bisa mempercepat realisasi perbaikan jalan di Kampung Saluyu dan sekitarnya.
Udin warga lainya mengaku jalan ini kerap diperbaiki dengan cara suwadaya warga memperbaiki bagian yang rusak parah. oleh karena itu pihaknya sangat berharap pemerintah daerah bisa menjadikan daerahnya sebagai prioritas.
“Kami harap pemerintah faham dengan kebutuhan warga kalau jalanya bagus aktivitas bisa lancar,” tegasnya.
REPORTER: RED







