Bungas Banten, PANDEGLANG – Pemerintah Desa Sumur Laban, Kecamatan Angsana, Kabupaten Pandeglang, Propinsi Banten. kembali menyalurkan Bantuan Pangan Beras Tahap 2 Tahun 2026 kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Kegiatan penyaluran berlangsung lancar, tertib dan kondusif di Balai Desa Sumur Laban pada Selasa, 1 September 2026.
Hadir dalam kegiatan tersebut Satopl PP Encep, TKSK Kecamatan Angsana Idris, S.Pd.I, Pendamping Kemensos Arip Sutisna Dede Mulyadi, Sekdes Desa Sumur Laban Amri, beserta seluruh jajaran Aparatur Desa Sumur Laban. Kehadiran para petugas memastikan proses distribusi berjalan sesuai prosedur dan tepat sasaran.
Sebanyak 701 KPM terdata sebagai penerima manfaat. Masing-masing KPM menerima bantuan beras sebanyak 30 kilogram. Sebelum pembagian, petugas terlebih dahulu melakukan verifikasi dan pemanggilan nama agar tidak terjadi kesalahan data.
Antusiasme warga terlihat sejak pagi. Ibu Sadah, selaku penerima bantuan dengan haru mengucapkan,
“Alhamdulillah saya dapat bantuan beras 30 kilo. Bantuan ini sangat membantu untuk kebutuhan dapur kami sebulan ke depan. Terima kasih banyak kepada Bapak Presiden, Pemerintah Pusat, Pak Kades dan semua pihak yang telah peduli kepada kami warga kecil.”
TKSK Kecamatan Angsana Idris, S.Pd.I juga mengucapkan apresiasinya,
“Kami sangat mengapresiasi Pemdes Sumurlaban yang telah menjalankan penyaluran dengan tertib, transparan dan tanpa potongan. Verifikasi dilakukan dengan teliti sehingga bantuan benar-benar sampai kepada yang berhak. Dengan demikian kegiatan berjalan kondusif, aman dan tidak ada kendala.”
Sekdes Amri menambahkan bahwa Pemdes akan terus mengawal program bantuan dari pemerintah agar manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Kami berharap bantuan pangan ini dapat meringankan beban warga, terutama di tengah harga kebutuhan pokok yang masih tinggi. Semoga program ini terus berlanjut,” pungkasnya.
Dengan selesainya penyaluran, Pemerintah Desa Sumur Laban berharap ketahanan pangan keluarga penerima dapat terbantu dan perekonomian warga menjadi lebih stabil.
REPORTER:HJ







