Bungas Banten, PANDEGLANG – Ibu Arhamah warga desa Bojongmanik kecamatan Sindangresmi kabupaten Pandeglang provinsi Banten “ seorang pensiunan guru PNS yang berusia 65 tahun “ pada Selasa malam tanggal 15 April 2025” sekira pukul 02-00 WIB” di datangi lima orang diantaranya tiga laki-laki dua perempuan “ Mereka yang mengaku sebagai pegawai Bank Bukopin Jakarta” Slipi jalan Suparman dekat rumah Sakit Harapan Kita
Satu orang wanita yang berinisial L “yang mengaku sebagai pegawai Bank Bukopin dan yang satu yang berinisial Y ” mengaku sebagai mediator Bank
Saat di tanya inisial Y “ ini mengaku mendapatkan berkas dari saudara RS dan RS ini “ mengaku mendapatkan berkas dari RR begitu di telusuri oleh saudara Y “ Bahwa saudara RR ini mengaku sebagai Ibu Arhamah “ padahal Ibu Arhamah ada di rumah tidak pernah mengajukan ke Bank Bukopin manapun dan dalam keadaan sehat “ Jelasnya.
Diketahui bahwa satu orang yang bernama Aripin “ mengaku punya kedekatan dengan Y dan saudara Aripin ini tahu bahwa Ibu Arhamah orang Pandeglang “ karena saudara Aripin juga orang Pandeglang .
Menurut keterangan warga yang enggan di sebutkan namanya “ Bahwa dua dari enam orang ini mengaku memakai IdCard Bukopin “ sedangkan warga yang menyaksikan ini IdCard tersebut di pakai dengan keadaan terbalik dan tidak kelihatan legalitasnya
Namun pada waktu itu inisial L “ meminta tandatangan Ibu Arhamah “ sambil menyodorkan beberapa lembar kertas dengan alasan untuk pembuktian bahwa saya sudah bertemu dengan Ibu Arhamah yang asli .
Karena akan ada pencairan pada hari Rabu senilai Rp 300.000. 000 “ dan takut ada penggunaan data piktif dan penipuan “ Akhirnya L dan Y juga pak Aripin datang ke rumah Ibu Arhamah ternyata kecurigaan itu benar adanya Ibu Arhamah tidak pernah mengajukan ke Bank Bukopin
Ibu Arhamah juga mengatakan kejadian ini sempat terjadi pada tahun 2022 dia sempat tertipu dengan motif seperti ini
Maka kepada masyarakat yang memiliki pensiunan harap berhati- hati dengan orang yang bernama Roro alias Suratmi “ karena orang tersebut yang mengaku sebagai Ibu Arhamah dan bertujuan mencairkan uang di bank Bukopin dengan data palsu
“ Kami harap kepada semua pihak untuk ikut bersama-sama menyelamatkan data pensiunan yang rentan di pakai para penipu untuk kepentingan pribadi
REPORTER : H.SUKMALA






