Bungas Banten, PANDEGLANG – Wajah bahagia terpancar dari para santri dan santriwati yang mondok di Pondok Pesantren Riyadul Muta’amilin, Desa Padamulya, Kecamatan Angsana, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten. Rabu 21 Januari 2026
Kebahagiaan tersebut menyusul rampungnya pembangunan asrama santriawati yang selama ini sangat dinantikan.
Sebelumnya, Pondok Pesantren Riyadul Muta’amilin belum memiliki asrama santriawati. Kondisi ini menjadi kendala bagi banyak santriwati, serta para wali santri yang ingin menitipkan anak-anaknya untuk dididik di pondok pesantren tersebut. Akibat keterbatasan sarana, santriawati terpaksa harus pulang pergi ke rumah, bahkan banyak calon santriwati dari luar daerah yang belum bisa mondok karena ketiadaan asrama.
Alhamdulillah, berkat kebaikan Rumah Yatim dan para donatur, pada Rabu (21/1/2026) Eri Piatna selaku relawan Rumah Yatim secara resmi menyerahkan bangunan dua lantai kepada pihak pondok pesantren. Bangunan tersebut difungsikan sebagai asrama santriawati di lantai atas dan majelis taklim di lantai bawah.
Pembangunan asrama Pondok Pesantren Riyadul Muta’amilin ini terwujud berkat sedekah, infak, dan zakat para donatur yang dihimpun melalui platform donasionline.id.
Dalam kesempatan tersebut, Eri Piatna menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh donatur.
“Saya selaku relawan Rumah Yatim mengucapkan terima kasih kepada para donatur yang telah bersedekah, berinfak, dan berzakat melalui donasionline.id Rumah Yatim. Semoga Allah SWT membalas semua kebaikan para donatur dengan pahala yang berlipat,” ungkapnya.
Ucapan terima kasih juga disampaikan oleh Muhammad Suhaerudin selaku pengasuh Pondok Pesantren Riyadul Muta’amilin.
“Alhamdulillah, ini merupakan cita-cita saya sejak lama untuk memiliki asrama santriawati. Selama ini banyak santriawati yang ingin mondok, namun terpaksa saya tolak karena belum adanya asrama. Santriawati yang rumahnya dekat harus pulang pergi setiap hari. Insya Allah, dengan terealisasinya pembangunan asrama ini, saya akan menerima dengan tangan terbuka para santriwati yang ingin mondok di pondok pesantren yang saya asuh,” tuturnya.
Kebahagiaan juga dirasakan oleh Zahra, salah satu santriawati yang telah lama belajar di Pondok Pesantren Riyadul Muta’amilin. Selama ini ia belum bisa mondok dan harus bolak-balik ke rumah karena keterbatasan asrama.
“Alhamdulillah, sekarang saya merasa lega. Insya Allah saya akan mondok untuk lebih fokus menimba ilmu agama sambil tetap bersekolah,” ujarnya
REPORTER: HJ







