Qurban Peduli 2026: Yayasan Mengetuk Pintu Langit Salurkan Amanah Kurban untuk Penyintas Bencana dan Ajak Tuntaskan Mushola Siaga Bencana Desa Idaman

Pandeglang16 Dilihat
Example 1500x60

Bungas Banten, PANDEGLANG – Momentum Hari Tasyrik Idul Adha 1447 Hijriyah dimanfaatkan Yayasan Mengetuk Pintu Langit untuk berbagi kebahagiaan bersama masyarakat penyintas bencana di Desa Idaman, Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten. Sabtu 30 Mei 2026

Bertempat di area Mushola Siaga Bencana Yayasan Mengetuk Pintu Langit, relawan yayasan melaksanakan penyembelihan dan pendistribusian hewan kurban kepada masyarakat penyintas Bencana di wilayah tersebut.

Example 1500x60
Example 1500x60

Dalam kegiatan tersebut disembelih satu ekor sapi dan 10 ekor domba yang kemudian didistribusikan kepada masyarakat Desa Idaman. Kehadiran hewan kurban tersebut disambut antusias oleh warga yang sejak pagi telah berkumpul di lokasi kegiatan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Yayasan Mengetuk Pintu Langit, H. Deden Sunandar, S.Kom., MM atau yang akrab disapa Abi Aden, Kepala Desa Idaman Ilman, Pengurus LPBI-NU (Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama) Abah Fajar Siddiq, Ketua DPW JULEHA Indonesia Provinsi Banten Norman Sailendra, Ketua DPD JULEHA Indonesia Kabupaten Pandeglang Ust. Latif, perwakilan Kasih Berkah Bibi Lung, para tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta relawan yang terlibat dalam kegiatan kemanusiaan tersebut.

Pelaksanaan penyembelihan hewan kurban juga mendapat dukungan dari DPW Perkumpulan Juru Sembelih Halal (JULEHA) Indonesia Provinsi Banten dan DPD JULEHA Indonesia Kabupaten Pandeglang yang turut membantu proses penyembelihan dan penanganan hewan kurban agar berjalan sesuai syariat Islam, higienis, aman, dan profesional.

Kehadiran berbagai unsur kemanusiaan, keagamaan, dan masyarakat tersebut menunjukkan semangat kolaborasi dalam mendukung program Qurban Peduli Mengetuk Pintu Langit 2026. Sinergi antara lembaga sosial, relawan kebencanaan, komunitas kemanusiaan, serta para donatur diharapkan dapat memperluas manfaat kurban bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya di wilayah rawan bencana.

Ketua Yayasan Mengetuk Pintu Langit, Abi Aden, menyampaikan rasa syukur atas amanah yang diberikan berbagai pihak kepada yayasan untuk menyalurkan hewan kurban dan Dam Jemaah Haji Indonesia kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada keluarga Gus Ipang Wahid, PT Amara Pameran Internasional, LAZISNU Prov Banten, Kapolsek Cibeber, Indonesia Power, serta para donatur perorangan yang telah mempercayakan amanah kurbannya kepada Yayasan Mengetuk Pintu Langit. Semoga menjadi amal ibadah yang diterima Allah SWT dan membawa keberkahan bagi seluruh pihak yang terlibat,” ujar Abi Aden.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Qurban Peduli Mengetuk Pintu Langit Tahun 2026 yang dilaksanakan untuk menjangkau masyarakat yang membutuhkan, khususnya santri penghafal Al-Qur’an dan masyarakat penyintas bencana.

“Alhamdulillah, pelaksanaan di tahun ke 10 ini, kami menerima amanah sebanyak dua ekor sapi dan lima belas ekor domba yang berasal dari keluarga Gus Ipang Wahid, PT Amara Pameran Internasional, LAZISNU Banten, Kapolsek Cibeber, Indonesia Power, serta para donatur perorangan. Seluruh hewan kurban dan Dam tersebut kami salurkan kepada santri penghafal Al-Qur’an dan masyarakat penyintas bencana di beberapa titik penerima manfaat,” jelasnya.

Abi Aden menambahkan, khusus untuk penyaluran di Mushola Siaga Bencana Desa Idaman, hewan kurban yang disembelih berasal dari amanah satu ekor sapi dari keluarga Gus Ipang Wahid dan domba yang merupakan titipan DAM jamaah haji Indonesia melalui LAZISNU Banten.

“Domba yang kami salurkan melalui kegiatan ini merupakan titipan DAM jamaah haji Indonesia yang dipercayakan melalui LAZISNU Banten. Semoga menjadi manfaat bagi masyarakat sekaligus menjadi amal kebaikan bagi para jamaah haji yang telah menunaikan ibadahnya,” tambahnya.

Selain amanah kurban dari para sohibul qurban, Yayasan Mengetuk Pintu Langit juga menerima pemberian domba dari GBI dan MUSPIJA Provinsi Banten sebagai bentuk kebersamaan dan persahabatan lintas elemen masyarakat.

Menurut Abi Aden, bantuan tersebut merupakan wujud persahabatan, kebersamaan, dan semangat kemanusiaan yang telah terjalin selama bertahun-tahun.

“Kami juga mendapatkan pemberian domba dari GBI dan MUSPIJA Provinsi Banten sebagai bentuk kebersamaan dan persahabatan. Hubungan baik ini telah terjalin sejak masa pandemi Covid-19, ketika relawan Yayasan Mengetuk Pintu Langit turut membantu proses pemakaman jemaat Kristiani di Kota Cilegon dan sekitarnya yang terdampak Covid-19. Kami meyakini bahwa nilai kemanusiaan adalah jembatan yang mempererat persaudaraan dan kebersamaan di tengah masyarakat,” ungkapnya.9

Kepala Desa Idaman, Ilman, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Yayasan Mengetuk Pintu Langit beserta seluruh pihak yang telah berbagi kebahagiaan Idul Adha kepada masyarakat Desa Idaman.

“Bagi kami dan masyarakat Desa Idaman, ini merupakan kebahagiaan tersendiri karena ini pertama kali nya sejak desa idaman berdiri, ada bantuan hewan kurban yang datang dari luar daerah untuk masyarakat kami. Semoga seluruh pihak yang telah berbagi diberikan keberkahan, kesehatan, dan kemudahan dalam segala urusan,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Abi Aden juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menuntaskan pembangunan Mushola Siaga Bencana yang saat ini masih dalam proses pengerjaan.

Menurutnya, mushola tersebut memiliki fungsi yang sangat vital karena selain menjadi sarana ibadah, pendidikan Al-Qur’an, dan kegiatan sosial kemasyarakatan, juga dipersiapkan sebagai pusat kegiatan kebencanaan dan lokasi pengungsian sementara ketika banjir melanda wilayah tersebut.

Meskipun hingga saat ini pembangunan mushola belum sepenuhnya rampung, bangunan tersebut telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Saat banjir melanda wilayah Kecamatan Patia pada awal tahun 2026, Mushola Siaga Bencana telah digunakan sebagai posko pengungsian sementara bagi warga terdampak banjir.

Perlu diketahui, Desa Idaman merupakan salah satu wilayah yang kerap mengalami dampak banjir cukup parah di Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang. Karena itu, keberadaan Mushola Siaga Bencana menjadi kebutuhan yang sangat penting bagi masyarakat setempat.

“Selepas program Qurban Peduli Tahun 2026 ini, kami akan kembali melanjutkan pembangunan Mushola Siaga Bencana. Kami mengajak para dermawan, donatur, perusahaan, komunitas, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menuntaskan pembangunan mushola ini agar manfaatnya dapat dirasakan lebih besar oleh masyarakat,” ajak Abi Aden.

“Mari kita jadikan mushola ini bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembelajaran, pusat kebersamaan, dan tempat perlindungan masyarakat saat terjadi bencana. Semoga menjadi amal jariyah yang terus mengalir manfaatnya hingga masa yang akan datang,” tutupnya.

REPORTER:ERI PIATNA

Example 1500x60
Example 1500x60
Example 1500x60