Bungas Banten, PANDEGLANG – Suasana optimisme mulai terasa di Desa Karangsari, Kecamatan Angsana, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten. Warga desa kini kedatangan sosok baru yang menyatakan kesiapannya untuk mengabdi dan memimpin.
Adalah Asep Wahyudin, putra daerah yang secara resmi mendeklarasikan diri sebagai Bakal Calon Kepala Desa Karangsari periode mendatang. Deklarasi ini bukan sekadar pencalonan, melainkan sebuah ikhtiar dan panggilan hati untuk membangun desa bersama-sama.
Dalam poster kampanye yang mulai beredar luas di kalangan masyarakat, Asep tampil sederhana namun berwibawa. Mengenakan jas hitam, dasi biru, dan peci hitam, ia ingin menunjukkan kesiapan lahir dan batin dalam mengemban amanah besar sebagai pemimpin desa.
3 Pilar Pengabdian
Asep mengusung 3 prinsip utama sebagai kompas pergerakannya:
1. Kerja Keras – Pantang menyerah dalam memperjuangkan aspirasi dan kebutuhan warga
2. Kerja Cerdas – Mengelola pemerintahan desa dengan program yang terukur, inovatif, dan tepat sasaran
3. Kerja Ikhlas – Melayani masyarakat dengan hati, tanpa pamrih, demi kemaslahatan bersama
Ketiga nilai ini bukan hanya slogan, tetapi menjadi pondasi utama dalam setiap langkah dan kebijakan yang akan ia jalankan kelak.
Visi dan Misi Untuk Karangsari Lebih Baik
Untuk mewujudkan desa yang dicita-citakan, Asep membawa visi besar:
“Mewujudkan Desa Karangsari yang Maju, Mandiri, Religius, Sejahtera, dan Berkeadilan dengan Semangat Kebersamaan dan Gotong Royong”
Guna mencapai visi tersebut, ia merumuskan 5 misi utama:
1. Pemerataan Pembangunan Infrastruktur
Memperbaiki dan membangun jalan desa, jembatan, drainase, serta penerangan jalan umum agar akses warga semakin mudah dan aman.
2. Penguatan Ekonomi Kerakyatan
Memberdayakan UMKM, kelompok tani, peternak, dan pemuda melalui pelatihan, pendampingan modal, serta pemasaran produk lokal Karangsari.
3. Pelayanan Pemerintahan yang Transparan dan Cepat
Menciptakan sistem administrasi desa yang mudah, tidak berbelit, dan bisa diakses seluruh warga dengan prinsip keterbukaan informasi.
4. Peningkatan SDM di Bidang Pendidikan dan Kesehatan
Mendukung program beasiswa untuk anak berprestasi, posyandu aktif, serta kegiatan kepemudaan dan keagamaan untuk mencetak generasi penerus yang cerdas dan berakhlak.
5. Melestarikan Budaya dan Memperkuat Kebersamaan
Menghidupkan kembali kegiatan gotong royong, karang taruna, PKK, dan majelis taklim sebagai wadah mempererat silaturahmi warga.
“NGAWANGUN LEMBUR, NGARAKSA DESA, KAWAJIBAN SAREREA”
Artinya: Membangun kampung, menjaga desa, adalah kewajiban kita bersama.
Melalui moto ini, Asep ingin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak hanya menjadi penonton, tetapi ikut andil dalam memajukan Karangsari.
Di akhir pernyataannya, Asep menyampaikan pesan hangat kepada seluruh warga:
“Bersama Kita Bisa, Bersatu Kita Maju, Desa Karangsari Lebih Baik”
Bagi Asep Wahyudin Pilkades bukan tentang siapa yang menang dan kalah. Ini tentang bagaimana kita semua duduk bersama, mendengarkan, dan mencari solusi terbaik untuk Karangsari.
Deklarasi ini menjadi langkah awal. Ke depan, Asep dan tim akan turun langsung bersilaturahmi dari rumah ke rumah, dari majelis ke majelis, untuk mendengar keluh kesah, harapan, dan mimpi warga Karangsari.
Dukungan, doa restu, serta kritik membangun dari masyarakat sangat diharapkan agar langkah Asep Wahyudin dalam kontestasi Pilkades mendatang bisa berjalan lancar dan membawa keberkahan bagi seluruh warga Desa Karangsari.
REPORTER: HJ







