Bungas Banten, PANDEGLANG – Rasa bahagia dan syukur terpancar dari masyarakat Desa Ranca Seneng dan Desa Sukaseneng, Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, saat menghadiri prosesi peresmian Jembatan Karangjongkeng, Senin, 31 Agustus 2026.
Jembatan tersebut merupakan akses penting yang menghubungkan dua desa dan selama ini menjadi salah satu jalur vital bagi mobilitas masyarakat, termasuk akses anak-anak sekolah serta aktivitas perekonomian warga.
Prosesi peresmian dihadiri Danramil 0116/Cikeusik Kodim 0601/Pandeglang Kapten Inf Purgiarto, unsur Forkopimcam Cikeusik, Kapolsek Cikeusik Iptu Dwi Hartanto, S.IP., para kepala desa, pelajar, kepala sekolah, Ikatan Kepala Desa (Ikades), tokoh masyarakat, serta warga dari kedua desa.
Dalam sambutannya, Danramil 0116/Cikeusik Kapten Inf Purgiarto menyampaikan rasa syukur atas rampungnya pembangunan jembatan yang menjadi harapan masyarakat.
“Pembangunan jembatan Karangjongkeng ini sekitar 22 hari. Alhamdulillah, hari ini kita bisa melihat bersama harapan masyarakat, yaitu memiliki jembatan yang kokoh,” ujar Kapten Inf Purgiarto.
Menurutnya, keberadaan jembatan tersebut diharapkan memberikan manfaat besar bagi masyarakat, terutama dalam menunjang perekonomian, mobilitas warga, hingga akses pendidikan bagi anak-anak sekolah.
“Semoga jembatan ini bermanfaat bagi masyarakat untuk menunjang perekonomian, mobilitas, serta akses anak sekolah. Kami menitipkan kepada masyarakat agar jembatan ini dirawat, sehingga penggunaannya bisa lebih panjang dan dapat dinikmati oleh generasi-generasi yang akan datang,” katanya.
Hal senada disampaikan Camat Cikeusik Wahyu Awaludin, S.E., M.AB. Ia mengatakan, masyarakat patut bersyukur karena jembatan yang selama ini diharapkan akhirnya dapat berdiri kokoh dan kembali memberikan akses penghubung bagi masyarakat.
“Kita patut bersyukur bahwa saat ini jembatan yang diharapkan oleh masyarakat telah berdiri kokoh. Jembatan yang menghubungkan Desa Ranca Seneng dan Desa Sukaseneng ini mempunyai kedudukan yang sangat vital bagi mobilisasi masyarakat,” ungkap Wahyu Awaludin.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada prajurit Kodim 0601/Pandeglang serta masyarakat yang ikut bergotong royong dan mengambil bagian dalam proses pembangunan jembatan tersebut.
Sementara itu, Pj. Kepala Desa Ranca Seneng Ade Suhendi, SKM., S.Kep., Ners., M.H., mengatakan, Jembatan Karangjongkeng merupakan akses yang sangat dibutuhkan masyarakat.
Menurutnya, sebelum jembatan dibangun, kondisi tersebut kerap menjadi persoalan serius ketika musim hujan. Debit air yang meningkat dan meluap membuat akses masyarakat terhambat, termasuk anak-anak sekolah.
“Jembatan Karangjongkeng ini merupakan jembatan yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Pada musim hujan, air meluap dan tidak sedikit anak sekolah yang tidak bisa belajar karena jembatan tidak dapat dilalui akibat derasnya aliran air,” kata Ade Suhendi.
Ia pun mengungkapkan rasa syukur sekaligus menyampaikan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto atas terealisasinya pembangunan jembatan tersebut.
“Kami patut bersyukur dan berterima kasih kepada Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto yang telah merealisasikan harapan dan keinginan masyarakat melalui dedikasi dan totalitas prajurit Kodim 0601/Pandeglang bersama masyarakat dalam membangun Jembatan Karangjongkeng,” ujarnya.
Ucapan syukur juga disampaikan Kepala SDN Ranca Seneng 2, Dewi Suherni, S.Pd. Ia mengatakan, keberadaan jembatan baru tersebut sangat membantu anak-anak sekolah, terutama ketika musim hujan.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas dibangunnya Jembatan Karangjongkeng ini. Sebelumnya tidak sedikit anak sekolah yang tidak bisa belajar ketika musim hujan karena air meluap. Anak-anak sangat rentan terhadap bahaya dan tidak bisa melewati jembatan ketika arus air cukup deras,” tutur Dewi.
Dengan kondisi jembatan yang kini telah dibangun lebih kokoh, pihak sekolah berharap tidak ada lagi hambatan bagi anak-anak untuk berangkat dan pulang sekolah ketika hujan turun.
“Dengan dibangunnya jembatan ini, kami sangat bersyukur karena anak-anak tidak lagi mengalami kesulitan. Terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto, kepada prajurit TNI, dan seluruh masyarakat yang bahu-membahu membangun Jembatan Karangjongkeng,” katanya.
Pantauan di lokasi, prosesi peresmian berlangsung penuh rasa syukur dan kebersamaan. Peresmian ditandai dengan pemotongan pita sebagai simbol bahwa Jembatan Karangjongkeng secara resmi dapat dimanfaatkan masyarakat.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan acara syukuran dan makan bersama di sekitar jembatan.
REPORTER:HJ







