Bungas Banten, PANDEGLANG – Ribuan masyarakat dari berbagai pelosok memadati kawasan Mushola Miftahul Huda, Kampung Cibuluh, Desa Cikeusik, Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam, Senin, 31 Agustus 2026.
Mengusung tema “Menjadikan Nabi Muhammad SAW sebagai Teladan Utama dalam Membentuk Pribadi yang Jujur dan Amanah”, kegiatan berlangsung meriah namun tetap penuh kekhidmatan. Masyarakat antusias mengikuti seluruh rangkaian acara sebagai momentum untuk kembali mengingat dan meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan tersebut menghadirkan mubaligh kondang asal Kota Tangerang, KH. Muhammad Aldi Nur, atau yang lebih dikenal dengan sebutan Kyai Semar. Sosok yang dikenal memiliki gaya ceramah penuh humor dan canda tersebut mampu menghidupkan suasana, namun tetap menyampaikan pesan-pesan keagamaan yang sarat makna.
Dalam tausiyahnya, Kyai Semar mengajak masyarakat tidak hanya menjadikan Maulid Nabi sebagai kegiatan seremonial, tetapi juga menjadikannya sebagai momentum untuk memperbaiki diri dengan mempedomani kehidupan dan akhlak Rasulullah Muhammad SAW.
Menurutnya, kehidupan Rasulullah SAW merupakan contoh terbaik dalam menjalankan kehidupan, baik dalam hubungan dengan Allah SWT maupun dalam hubungan sesama manusia.
Nilai kejujuran, amanah, kesabaran, kepedulian, kasih sayang, serta sikap menghormati sesama merupakan bagian penting dari akhlak Rasulullah SAW yang harus terus diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat.
“Peringatan Maulid Nabi bukan hanya untuk mengenang kelahiran Rasulullah SAW, tetapi bagaimana kita mampu mengambil teladan dari kehidupan beliau dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,” pesan yang disampaikan dalam tausiyah tersebut.
Sebelum memasuki acara inti berupa siraman rohani, suasana semakin khidmat dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibacakan oleh qori internasional Ustaz Imranul Karim, yang berasal dari Kota Bima, Nusa Tenggara Barat.
Lantunan ayat suci Al-Qur’an tersebut mampu menyentuh hati para jamaah yang memenuhi lokasi kegiatan. Ribuan masyarakat tampak mengikuti acara dengan penuh perhatian hingga rangkaian kegiatan berlangsung.
Hadir dalam kegiatan tersebut berbagai unsur masyarakat, mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta masyarakat umum dari berbagai wilayah di Kecamatan Cikeusik dan sekitarnya.
Ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI), Bahtiar Rifa’i, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW dapat terlaksana dengan baik.
Bahtiar juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh donatur yang telah memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan kegiatan.
“Kesuksesan penyelenggaraan Maulid Nabi Muhammad SAW ini tidak terlepas dari peran aktif seluruh elemen masyarakat, khususnya masyarakat Kampung Cibuluh, serta dukungan dari para donatur,” ungkapnya.
Ia berharap kebersamaan yang telah terbangun dalam kegiatan tersebut dapat terus dipertahankan dan menjadi kekuatan masyarakat dalam menyelenggarakan berbagai kegiatan keagamaan maupun sosial di masa mendatang.
Sementara itu, Kepala Desa Cikeusik Enur dalam sambutannya mengajak seluruh masyarakat menjadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai momentum untuk meneladani kehidupan Rasulullah dalam menjalankan kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, akhlak Rasulullah SAW harus menjadi pedoman masyarakat dalam membangun kehidupan yang penuh kejujuran, amanah, kebersamaan dan kepedulian terhadap sesama.
“Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini, mari kita bersama-sama meneladani kehidupan Rasulullah dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Momentum ini juga hendaknya dapat semakin mempererat nilai-nilai silaturahmi dan persaudaraan di tengah masyarakat,” ujar Enur.
REPORTER:ERI PIATNA







