Gubernur Banten Andra Soni Larung Kepala Kerbau di Tengah Laut, Ribuan Nelayan Padati Tasyakuran Laut Sidamukti 2026

Pandeglang19 Dilihat
Example 1500x60

Bungas Banten, PANDEGLANG – Suasana penuh syukur dan kebersamaan begitu terasa di komplek Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Sidamukti, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Pandeglang. Ratusan hingga ribuan nelayan dan masyarakat tumpah ruah mengikuti tradisi adat tahunan Tasyakuran Laut Sidamukti Tahun 2026 yang digelar pada hari Senin, 28 September 2026, mulai pukul 08.00 WIB pagi.

Tradisi sedekah laut ini merupakan warisan budaya leluhur masyarakat pesisir sebagai wujud ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, atas limpahan rezeki, keselamatan, dan hasil laut yang melimpah yang telah diberikan selama setahun terakhir.

Kegiatan yang sakral namun meriah ini dihadiri langsung oleh orang nomor satu di Provinsi Banten, Gubernur Banten Andra Soni, M.AP. Kehadiran Gubernur di tengah-tengah para nelayan menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Sidamukti.

Turut mendampingi dan hadir dalam kegiatan tersebut jajaran pejabat penting, antara lain Kepala Dinas PUPR Provinsi Banten Ir. Arlan Marjan, ST.,M, Dr. Agus Supriyadi, S.Sos., M.Si, Kadis Pariwisata Provinsi Banten Eli Susanti, Kadis Lingkungan Hidup Provinsi Banten Wawan Gunawan, S.Sos, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pandeglang H. Uun Junandar, Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Provinsi Banten Hj. Neneng Sri Astuti, Anggota DPRD Kabupaten Pandeglang Udi Juhdi, SE.MM, Fikri, dan Yati, Camat Sukaresmi Tatang Fauzi, SE.MM, Kapolsek Patia Iptu Sulung Setiawan, S.Psi, Kasat Polairud Polres Pandeglang Iptu Turip, Ketua HNSI Kabupaten Pandeglang Dede Widarso, Ketua Panitia Yadi Mulyadi, serta anggota Polsek Patia, anggota Polairud, seluruh panitia Tasyakuran Laut, dan masyarakat Desa Sidamukti dan sekitarnya.

Rangkaian acara diawali dengan pembukaan resmi oleh panitia Tasyakuran Laut Sidamukti Kecamatan Sukaresmi, dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Panitia, dan sambutan arahan dari Gubernur Banten Andra Soni.

Dalam sambutannya, Gubernur Banten Andra Soni sangat mengapresiasi dan mendukung penuh pelestarian tradisi budaya Tasyakuran Laut ini. Menurutnya, selain sebagai wujud syukur, tradisi ini juga harus menjadi momentum untuk menjaga kelestarian laut, meningkatkan kesejahteraan nelayan, dan menjadi potensi wisata budaya bahari yang dapat mendongkrak perekonomian masyarakat pesisir.

“Tradisi seperti ini harus terus kita jaga dan lestarikan. Ini adalah jati diri kita sebagai masyarakat pesisir yang religius dan berbudaya,” ujar Andra Soni dalam sambutannya.

Memasuki acara puncak yang paling ditunggu-tunggu, Gubernur Banten bersama para pejabat, tokoh nelayan, dan panitia kemudian menaiki perahu nelayan secara bersama-sama berlayar menuju tengah laut.

Di tengah laut, prosesi sakral Larung Saji pun dilaksanakan. Sebuah kepala kerbau beserta berbagai macam jenis makanan, hasil bumi, dan sesaji lainnya dilarungkan atau dilemparkan ke tengah laut sebagai simbol sedekah kepada laut.

Suasana haru dan khidmat menyelimuti prosesi tersebut, diiringi doa bersama agar seluruh nelayan senantiasa diberikan keselamatan dalam setiap pelayaran, dijauhkan dari segala marabahaya, dan diberikan hasil tangkapan yang melimpah ruah.

Setelah prosesi larung saji selesai, rombongan kembali ke darat dan dilanjutkan dengan acara ramah tamah, makan bersama antara Gubernur dengan para nelayan dan masyarakat, sebagai simbol kebersamaan antara pemimpin dengan rakyatnya.

Selaku penanggung jawab kegiatan, Dede Widarso & Yadi Mulyadi selaku Ketua Panitia Tasyakuran Laut Sidamukti 2026 mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Gubernur Banten, seluruh tamu undangan, aparat keamanan, dan masyarakat yang telah berpartisipasi sehingga acara dapat berjalan dengan sukses dan lancar.

Sementara itu, Kapolres Pandeglang AKBP Sonny Harsono, SH., S.I.K., MH dalam laporannya kepada Kapolda Banten menyampaikan bahwa selama kegiatan Tasyakuran Laut Sidamukti 2026 berlangsung, situasi dalam keadaan tertib, aman, dan kondusif. Pengamanan di lokasi baik di darat maupun di laut dilakukan secara maksimal oleh personel Polsek Patia dan Sat Polairud Polres Pandeglang.

Dengan berakhirnya kegiatan ini, diharapkan tradisi Tasyakuran Laut Sidamukti dapat terus menjadi agenda tahunan yang semakin meriah dan membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat nelayan di Pandeglang, Banten.

(HJ)