Akibat Banjir : Ribuan Hektare Tanaman Padi di Wilayah Kabupaten Pandeglang Terancam Puso 

Pandeglang, Peristiwa200 Dilihat
Example 1500x60

Bungas Banten, PANDEGLANG – Tanaman padi di lahan seluas 4.340,8 hektare ” terancam puso akibat banjir. Tanaman padi yang tersebar di 12 kecamatan wilayah Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten, itu terendam air selama lima hari lebih.

” Ribuan hektare sawah yang terendam itu berada di Kecamatan CIkeusik, Panimbang, Sobang, Munjul, Angsana, Sindangresmi, Saketi, Bojong, Cisata, Pagelaran, Patia, dan Sukaresmi. ” Dari 12 kecamatan tersebut masuk dalam daerah lumbung padi Kabupaten Pandeglang dan Provinsi Banten.

Example 1500x60
Example 1500x60

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Pandeglang Nasir, mengatakan berdasarkan laporan Petugas Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT ) terdapat pesawahan di 12 kecamatan terdampak bencana banjir.

“Pesawahan pertanaman padi itu yang berusia 1-7 hari, ada juga persemaian mulai 10-12 hari.” Ini tentu hasil laporan tersebut kurang lebih sekitar 4340,8 hektare, yang terdampak banjir,” kataNasir saat di lokasi  bencana banjir, Minggu (8 /12/2024)

Banjir di akibatkan curah hujan tinggi yang menyebabkan meluapnya sejumlah aliran sungai. ” Banjir juga merendam permukiman. “ Tanaman padi seluas 4340,8 hektare, itu kemunginan akan busuk dan rusak ketika terendam banjir dalam kurun waktu 5-6 hari,” Terang Kepala DPKP Kabupaten Pandeglang Nasir

” Tanaman padi berpotensi busuk dan gagal panen karena banjir merendam wilayah Pandeglang kurang lebih selama lima hari lebih, sejak Senin tanggal 2 Desember 2024.

“ Tentu kita harus berupaya bagaimana cepat, kalau sudah surut untuk menanam kembali. Dan upaya yang kami lakukan, sudah melaporkan ke Pemerintah Pusat ” Selanjutnya Nasir meminta ada bantuan untuk benih agar bisa ditanam kembali untuk percepatan tanam.

“Kita tahu bahwa bulan Desember ini sebenarnya target Pandeglang itu, luas tambah tanam lebih kurang 21 ribu hektare. Akan tetapi dengan kondisi 12 kecamatan ini, tentu mudah-mudahan bisa ditutupi,” Harapnya

Nasir berharap, Pemerintah Pusat turut membantu menangani permasalahan banjir di Kabupaten Pandeglang yang hampir terjadi setiap tahun, khususnya di daerah lumbung padi.

“Adapun upaya ke depannya agar tidak lagi terjadi banjir, maka perlu dilakukan normalisasi sungai.” Salah satunya normalisasi Sungai Cilatak yang berada di Kecamatan Panimbang, perlu juga normalisasi Sungai Ciliman dan Sungai Cilemer.

”  Warga Kecamatan Pagelaran Muhamad Idham ” mengatakan, sawah di wilayahnya baru juga ditanami padi. Namun, telah terendam banjir. “Tahun 2024 ini, sebagian petani di Pagelaran sudah tiga kali gagal tanam.” Awal tahun kena banjir, pertengahan kena kemarau dan akhir tahun banjir,” Keluh Muhamad Idham

REPORTER : RED

Example 1500x60
Example 1500x60
Example 1500x60