Bungas Banten,PANDEGLANG – Setelah sekian lama menghadapi musim kemarau, turunnya hujan kembali disambut penuh rasa syukur oleh masyarakat petani di Kampung Duok, Desa Pareang, Kecamatan Mekarjaya, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, Rabu (4/11/2026).
Bagi masyarakat petani, hujan yang kembali mengguyur wilayah tersebut menjadi harapan baru setelah melewati periode kemarau yang cukup panjang. Kondisi ini dinilai membawa angin segar bagi keberlangsungan sektor pertanian, terutama dalam memenuhi kebutuhan air untuk lahan pertanian dan perkebunan masyarakat.
Salah seorang petani setempat, Ismat, menyampaikan rasa bahagia dan syukurnya atas kembali turunnya hujan. Menurutnya, selama musim kemarau, ketersediaan air menjadi salah satu tantangan yang dirasakan para petani dalam menjalankan aktivitas pertanian.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur karena setelah sekian lama mengalami musim kemarau, akhirnya hujan kembali turun. Mudah-mudahan hujan ini menjadi berkah bagi seluruh masyarakat, khususnya para petani,” ungkap Ismat.
Ia berharap hujan dapat terus turun dengan intensitas yang cukup dan merata, sehingga kebutuhan air untuk pertanian dapat terpenuhi serta memberikan dampak positif terhadap produktivitas dan hasil panen masyarakat.
Turunnya hujan bukan sekadar perubahan kondisi cuaca, melainkan menjadi sumber harapan bagi para petani untuk kembali mengoptimalkan lahan pertanian. Di tengah ketidakpastian kondisi alam, ketersediaan air menjadi faktor penting dalam menjaga keberlangsungan mata pencaharian masyarakat pedesaan.
Masyarakat pun berharap musim penghujan tahun ini membawa keberkahan, kesuburan tanah, serta peningkatan kesejahteraan bagi seluruh petani di Desa Pareang dan sekitarnya.
REPORTER:SS MUNANDAR (ABI)






