Bungas Banten, PANDEGLANG – Penantian panjang masyarakat Desa Rancaseneng dan Desa Sukaseneng, Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, Banten, akhirnya terjawab. Jembatan sekaligus pintu air yang menghubungkan kedua desa di Kampung Karangjongkeng kini mulai dibangun berkat dukungan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bersama TNI Angkatan Darat (TNI AD).
Pembangunan infrastruktur strategis tersebut dikerjakan oleh prajurit TNI AD dengan pendampingan langsung Danramil 0116/Cikeusik, Kapten Inf Purgiarto. Kehadiran jembatan ini menjadi harapan baru bagi ribuan warga yang selama bertahun-tahun harus menghadapi akses transportasi yang rusak, bahkan kerap terputus saat musim hujan.
Kepala Desa Rancaseneng, Ade Suhendi, mewakili masyarakat menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas perhatian pemerintah yang dinilai telah menjawab kebutuhan mendasar masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto. Ini adalah bukti nyata bahwa negara hadir untuk masyarakat. Pembangunan jembatan ini akan memperlancar mobilitas warga, menggerakkan perekonomian, serta mempermudah akses pendidikan, kesehatan, dan distribusi hasil pertanian,” ujar Ade Suhendi, Jumat (31/7/2026).
Ade mengungkapkan, kondisi jembatan sebelumnya sudah mengalami kerusakan cukup parah. Saat musim banjir, jembatan tidak dapat dilintasi akibat kerusakan konstruksi, penumpukan sampah, serta pendangkalan aliran sungai. Kondisi tersebut membuat aktivitas masyarakat terganggu dan memperlambat distribusi hasil pertanian maupun kebutuhan pokok.
Menurutnya, pembangunan jembatan ini menjadi jawaban atas aspirasi masyarakat yang telah lama mendambakan akses penghubung yang aman, kokoh, dan layak dilalui sepanjang tahun.
Sementara itu, Danramil 0116/Cikeusik Kapten Inf Purgiarto menjelaskan bahwa proses pembangunan akan melibatkan prajurit Koramil 0116/Cikeusik bersama masyarakat melalui budaya gotong royong. Sinergi tersebut merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan.
“Pembangunan ini bukan hanya membangun jembatan, tetapi juga membangun semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat. Dengan gotong royong, kami berharap pekerjaan dapat berjalan lancar dan hasilnya benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
REPORTER:ERI PIATNA







