Kantor Desa Karangsari Diduga Tutup Jam Kerja dan Tidak Terawat

Pandeglang, Ragam, Utama216 Dilihat
Example 1500x60

Bungas Banten, PANDEGLANG – Kantor desa Karangsari, Kecamatan Angsana, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, diduga lalai dalam menjalankan tupoksinya sebagai pemerintahan desa.

Menurut Asep Wahyudin, salah seorang tokoh masrakat warga Desa Karangsari, menceritakan kepada Media Bungas Banten pada hari Kamis, 3 Juli 2025, sekitar pukul 09.00 WIB, kantor desa Karangsari sepi tanpa satupun aparatur desa yang bertugas,dan itupun bukan hanya kali ini saja, bahkan sudah berjalan beberapa bulan yang lalu, Tututnya

LanjutvAsep Wahyudin, menyatakan bahwa kator desa Karangsari dibangun dari hasil swadaya murni masyarakat

“Diduga kuat aparatur desa Karangsari lalai dalam menjalankan tupoksinya sebagai pemerintahan desa yang semestinya bisa melayani masyarakat

Selain itu, Asep Wahyudin juga mengungkapkan bahwa Tosa roda tiga yang semestinya beroperasi bagi kebutuhan desa Karangsari malah terbengkalai di pinggir kantor desa.

“Kantor BumDes desa Karangsari juga sepi tanpa jelas asal usulnya uang desa yang semestinya dipakai untuk usaha milik desa

Asep Wahyudin juga mengungkapkan bahwa bendera merah putih sebagai lambang Negara Indonesia tidak terpasang di depan kantor desa Karangsari.

Sementara tahun ini menyambut hari ulang tahun kemerdekaan yang ke 80 hasil jernih payah para pahlawan mengorbankan darah dan nyawa demi merah putih… Tapi dikantor desa tidak dipasang bendera itu

“Kantor desa tidak terawat sehingga masyarakat memanfaatkan untuk menjemur padi sambil membersihkan rumput dihalaman tersebut.

Malahan sebelum Asep Wahyudin menyampaikan aspirasi ke media Bungas Banten ,sebelumya sudah menyampaikan hal yang sama kepada BPD ,namun tidak di respon sehingga Asep Wahyudin menyampaikan kekesalanya kepada media Bungas Banten.

Asep Wahyudin yang merupakan perwakilan dari masyarakat sangat perihatin dengan kinerja aparatur desa Karangsari yang semestinya bertugas dan harus ada ketika masyarakat membutuhkan bantuan dari desa.

“Mohon kepada pejabat terkait selaku pembina langsung /camat kecamatan Angsana untuk menindak lanjuti kejadian ini Karena aparatur pemerintah desa digaji oleh negara dari pajak masyarakat

Tim media Bungas Banten mencoba konfirmasi kepada Kades Karangsari,melalui telpon WhatsApp, namun tidak berhasil atu tidak diangkat hingga berita ini di publikasikan.

REPORTER : H.J